EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA DAERAH
Dampak Harga Mahal, Pedagang Daging Sapi ‘Menghilang’ dari Pasar

Dampak Harga Mahal, Pedagang Daging Sapi ‘Menghilang’ dari Pasar

Lonjakan harga daging sapi yang stabil tinggi di atas Rp100.000 per kilogram mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat, khususnya di kalangan menengah ke bawah. Kondisi ini memaksa para pedagang di sejumlah pasar seperti Pasar Kemiri Muka dan Pasar Minggu untuk mengurangi jumlah stok dagangan, beralih ke komoditas lain seperti daging ayam, atau bahkan gulung tikar. Menurut Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), lebih dari separuh pedagang daging sapi di Indonesia telah menghilang akibat penurunan permintaan dan persaingan harga dengan daging kerbau impor.

Ray oleh Ray
12 Agustus 2025
Kategori DAERAH, EKOBIS, EKONOMI, UMKM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, EKOIN.CO – Pedagang daging sapi di sejumlah pasar di Jabodetabek menghadapi situasi sulit akibat harga daging yang tak kunjung turun. Situasi ini menyebabkan banyak dari mereka memilih untuk beralih menjual komoditas lain, atau bahkan gulung tikar. Berdasarkan pantauan langsung seperti yang disampaikan oleh CNBC Indonesia, harga daging sapi masih bertahan di kisaran Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogram, sebuah level harga yang sudah bertahan cukup lama.

Di Pasar Kemiri Muka, Retan, seorang pedagang daging sapi, mengeluhkan penurunan jumlah pembeli yang drastis sejak harga daging sapi terus berada di atas Rp100.000 per kilogram. “Iya betul, sepi, dulu ramai, nggak tau gejala-gejala ekonomi gimana gitu, pembeli sudah berkurang gitu, sepertinya semenjak harga daging di atas Rp100.000 per kg,” ungkap Retan saat ditemui wartawan CNBC Indonesia pada Selasa (12/8/2025). Ia mengakui banyak rekan sesama pedagang yang memilih beralih menjual daging ayam karena dianggap lebih menjanjikan. “Iya, dulu di sini banyak yang jualan daging sapi. Tapi semenjak harga makin mahal, orang-orang pada mikir-mikir dong, dan mereka lebih memilih beli daging ayam ketimbang daging sapi,” tambahnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Sofyan, pedagang daging sapi lainnya di Pasar Kemiri Muka. Ia menceritakan bagaimana ia kini mengurangi jumlah dagangannya karena takut tidak laku. “Wah, udah beda kondisinya, dulu mah saya berani gantung daging cukup banyak, sekarang kalau begitu, nggak laku, mending yang digantung sedikit saja,” kata Sofyan. Ia menjelaskan bahwa harga Rp120.000 per kilogram di tokonya sudah bertahan sejak perayaan Idul Adha tahun 2025, yang berakibat pada pembeli yang “makin kabur”.

Situasi serupa terjadi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, di mana para pedagang juga merasakan dampak dari menurunnya daya beli. Mamat, salah satu pedagang di pasar tersebut, tetap berjualan daging sapi namun dengan kuantitas yang dikurangi. “Kami jualan seperti biasa, memang kami akui pembeli sudah jauh berkurang, mungkin karena harganya tak kunjung turun ke bawah Rp100.000, sehingga pembeli kabur,” ujar Mamat. Ia menjelaskan bahwa harga di lapaknya sebesar Rp125.000 per kilogram telah berlaku sejak Lebaran 2025.

Menanggapi fenomena ini, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Asnawi, memberikan penjelasan. Ia mengatakan, banyaknya pedagang yang gulung tikar disebabkan oleh lesunya daya beli masyarakat yang berimbas pada sepinya pasar. “Kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang melandai, dalam hal ini daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah, itu turunnya drastis sekali, dan inilah yang menjadi faktor terjadinya migrasi pedagang daging sapi,” papar Asnawi. Ia juga menambahkan bahwa ketersediaan pasokan daging sapi yang melimpah tidak sejalan dengan permintaan yang rendah.

Berita Menarik Pilihan

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

Di samping itu, menurut Asnawi, pedagang juga menghadapi persaingan dari daging kerbau impor India yang dijual dengan harga lebih murah, sehingga mereka menjadi enggan berjualan. Berdasarkan data APDI, dari 1,25 juta pedagang daging sapi yang ada di Indonesia, kini tersisa sekitar 462.500 orang, yang berarti 787.500 pedagang telah menghilang.

Tags: Asosiasi Pedagang Daging Indonesiadaging ayamdaging kerbaudaging sapidaya beli masyarakatekonomi Indonesiaharga tinggiPasar Kemiri MukaPasar Minggupedagang gulung tikar
Post Sebelumnya

Beda Pandangan Dua Konfederasi Buruh Soal Angka 303.000 Tenaga Kerja Baru dari Kemenperin

Post Selanjutnya

Meresahkan Bertahun-tahun, 100 Bandit Dibom Militer Nigeria Menggunakan Jet Tempur

Ray

Ray

Berita Terkait

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Ilustrasi proses hukum di Polda Jambi. Dua oknum polisi, Bripda Nabil dan Bripda Samson, tengah menjalani sidang kode etik atas dugaan pemerkosaan terhadap remaja perempuan. Pihak korban mendesak hukuman maksimal atas hancurnya masa depan dan cita-cita korban. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Kasus Dugaan Pemerkosaan Libatkan Oknum Polisi di Jambi: Korban Trauma, Proses Hukum Berjalan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Korban mengalami tekanan mental cukup berat. Fokus utama keluarga sekarang adalah pemulihan psikologisnya,” ujar Romiyanto, Jumat (6/2).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Meresahkan Bertahun-tahun, 100 Bandit Dibom Militer Nigeria Menggunakan Jet Tempur

Meresahkan Bertahun-tahun, 100 Bandit Dibom Militer Nigeria Menggunakan Jet Tempur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.