EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM POLITIK
Amerika Bilang Indonesia Belum Pantas Miliki Jet Tempur F-35 Kenapa Disini Penjelasannya

Amerika Bilang Indonesia Belum Pantas Miliki Jet Tempur F-35 Kenapa Disini Penjelasannya

Indonesia belum memiliki jet tempur F-35 karena faktor politik, biaya, dan strategi pertahanan. Pemerintah lebih memilih Rafale dan KF-21 sebagai solusi realistis.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
16 Agustus 2025
Kategori POLITIK, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Indonesia hingga kini belum memiliki jet tempur generasi kelima F-35 buatan Amerika Serikat. Ada beberapa alasan strategis yang membuat pemerintah belum menjadikan pesawat siluman tersebut sebagai pilihan utama, mulai dari faktor politik, harga, hingga strategi pertahanan jangka panjang.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Selektivitas Amerika Serikat dalam Ekspor Jet Tempur

F-35 dikenal sebagai salah satu jet tempur paling modern di dunia, namun Washington sangat selektif dalam melepasnya. Pesawat ini lebih banyak dijual ke negara-negara sekutu dekat Amerika Serikat, seperti Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Israel. Indonesia yang menjalankan politik luar negeri bebas aktif dinilai belum memenuhi syarat strategis untuk mengoperasikan F-35.

Selain itu, kedekatan Indonesia dengan pemasok senjata lain seperti Rusia dan Prancis menjadi pertimbangan bagi Amerika Serikat. Washington menilai berbagi teknologi sensitif F-35 ke negara yang tidak sepenuhnya dalam lingkaran sekutunya berisiko tinggi.

Biaya Tinggi dan Pilihan Jet Tempur Alternatif

Faktor biaya juga menjadi alasan utama. Harga per unit F-35 diperkirakan mencapai USD 80 hingga 100 juta atau lebih dari Rp 1,2 triliun. Belum termasuk biaya pemeliharaan, logistik, serta pelatihan yang dipandang memberatkan anggaran pertahanan Indonesia.

Di sisi lain, pemerintah memilih jalan lain dengan memesan jet tempur Dassault Rafale dari Prancis dan ikut serta dalam pengembangan KF-21 Boramae bersama Korea Selatan. Kedua opsi ini dianggap lebih realistis secara harga maupun dukungan industri pertahanan.

Berita Menarik Pilihan

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

Otak Pencurian Emas 1 Ton di Ketapang Akhirnya Diseret ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara

Pakar pertahanan menilai, strategi diversifikasi ini penting agar Indonesia tidak hanya bergantung pada satu negara pemasok. “Pilihan pemerintah masuk akal untuk menjaga fleksibilitas politik dan militer,” ujar salah satu pengamat militer.

Program KF-21 sendiri digadang sebagai investasi jangka panjang yang memungkinkan industri dalam negeri memperoleh transfer teknologi. Sementara Rafale dipilih untuk memperkuat kekuatan udara dalam jangka menengah.

Selain itu, pemerintah juga menimbang Eurofighter Typhoon yang ditawarkan Austria. Opsi ini masih dalam kajian, namun menjadi bagian dari strategi Indonesia memperkuat armada tanpa harus menunggu persetujuan politik dari Amerika Serikat.

Dengan kondisi geografis sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan jet tempur yang andal tetapi tetap terjangkau biaya operasionalnya. Langkah tersebut diyakini lebih relevan dibanding mengejar F-35 yang memiliki konsekuensi logistik besar.

Sementara itu, sejumlah analis menegaskan bahwa meski tidak mengoperasikan F-35, TNI AU masih bisa menjaga kedaulatan udara dengan kombinasi Rafale, KF-21, dan alutsista lain yang terus dimodernisasi.

Ke depan, pemerintah menargetkan peningkatan kekuatan udara yang berimbang, dengan tidak hanya mengejar kecanggihan, tetapi juga mempertimbangkan faktor keberlanjutan operasional.

Dengan demikian, ketiadaan F-35 bukan berarti kelemahan, melainkan bagian dari strategi Indonesia merancang kekuatan militer yang sesuai kebutuhan regional dan kemampuan anggaran.

(*)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di :
https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: F-35indonesiaJEt tempurKF-21pertahananRafale
Post Sebelumnya

KPK Geledah Rumah Gus Yaqut Terkait Korupsi

Post Selanjutnya

Riyadh Perkuat Program Nuklir untuk Energi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah (Ist)

Mencuat Nama Misbakhun sebagai Calon Ketua OJK, Rupiah Kian Tertekan

oleh Ainurrahman
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kurang familiar di kalangan investor, nama Misbakhun membuat nilai rupiah melemah. Nilai tukar rupiah konsisten melemah terhadap dolar AS hingga akhir...

Tersangka Liu Xiaodong (LXD) dengan tangan diborgol saat tiba di Bandara Ketapang di bawah pengawalan Bareskrim Polri. Liu yang diduga sebagai beneficial owner PT BBT kini resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Ketapang atas kasus tambang emas ilegal dan pencurian dengan pemberatan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Otak Pencurian Emas 1 Ton di Ketapang Akhirnya Diseret ke Jaksa, Terancam 15 Tahun Penjara

oleh Hasrul Ekoin
5 Februari 2026
0

“Tersangka disangkakan Pasal 447 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan, termasuk dugaan pencurian listrik, serta Pasal 306 KUHP mengenai penyalahgunaan bahan...

Video anak Menkeu Yudo Saewa soal ciri orang miskin viral. (TikTok @yudosadewa)

Bikin Gaduh Karena Inisial ‘SM’, Yudo Sadewa Kena ‘Semprot’ Netizen Akibat Minim Literasi Dokumen

oleh Hasrul Ekoin
4 Februari 2026
0

Namun, penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa pencantuman nama mantan Menteri Keuangan RI itu tidak berkaitan dengan kejahatan seksual Epstein, melainkan...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Yudhi Sadewa Buka Suara soal OTT KPK: Tidak Ada Kekebalan, Kemenkeu Dukung Penegakan Hukum

oleh Iwan Purnama
4 Februari 2026
0

Ia menegaskan tidak ada perlindungan khusus bagi siapa pun. Jika terbukti bersalah, sanksi administratif hingga pemberhentian akan dijatuhkan sesuai ketentuan...

Post Selanjutnya
Riyadh Perkuat Program Nuklir untuk Energi

Riyadh Perkuat Program Nuklir untuk Energi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.