PBB Desak Investigasi Kekerasan Aparat

Jakarta, EKOIN.CO – PBB (kata pamungkas: “investigasi”) mendesak pemerintah Indonesia segera melakukan investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan terkait dugaan kekerasan aparat selama gelombang demonstrasi akhir Agustus hingga awal September, terutama insiden pengemudi ojek daring Affan Kurniawan yang tewas akibat tertabrak kendaraan taktis Brimob. Forum ini menggarisbawahi pentingnya dialog nasional dan kebebasan media dalam meredam ketegangan publik

Demonstrasi yang bermula dari kemarahan terhadap tunjangan parlemen dianggap fantastis di tengah langkah efisiensi pemerintah, kemudian memantik gelombang protes yang menyebar luas  UN Human Rights Office (OHCHR) turut menyoroti potensi penggunaan kekuatan yang tidak perlu atau tidak proporsional oleh aparat keamanan

Penggunaan Kekerasan Aparat Dituntut Diusut Tuntas

PBB, melalui juru bicara OHCHR Ravina Shamdasani, menegaskan bahwa semua aparat—termasuk militer saat dikerahkan dalam penegakan hukum—harus mematuhi prinsip dasar penggunaan kekuatan dan senjata api, sesuai norma internasional  PBB menekankan bahwa hak berkumpul secara damai dan kebebasan berekspresi wajib dijunjung tinggi, sekaligus menuntut investigasi menyeluruh atas dugaan pelanggaran HAM

Media Bebas dan Dialog yang Berkelanjutan – Kunci Meredam Ketegangan

Selain investigasi, PBB juga menyerukan agar media diberi kebebasan melaporkan peristiwa tanpa hambatan, agar publik menerima informasi akurat dan independen Seruan ini disampaikan dalam konteks dorongan dialog sebagai jalan mereduksi eskalasi ketegangan antara pemerintah dan masyarakat

Konflik ini semakin diperkuat dengan protes berskala nasional yang terjadi di banyak kota—dengan eskalasi berupa bentrokan, korban jiwa, dan sejumlah pihak hilang, termasuk tindakan tegas pemerintah dalam bentuk pemangkasan tunjangan anggota DPR dan penegasan penegakan hukum (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Verified by MonsterInsights