EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Usulan Turunkan Tarif PPN Menguat

Usulan Turunkan Tarif PPN Menguat

Pemerintah mempertimbangkan usulan penurunan tarif PPN guna menjaga daya beli masyarakat. Airlangga menyebut kebijakan fiskal harus sejalan dengan kondisi pertumbuhan ekonomi.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
16 September 2025
Kategori EKOBIS, EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Pemerintah tengah mempertimbangkan usulan penurunan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari level 11% guna menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global. Isu tarif PPN ini kembali mencuat setelah sejumlah kalangan mendorong langkah tersebut sebagai strategi memperkuat konsumsi domestik.

Gabung WA Channel EKOIN di sini

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pemerintah terus mengkaji dinamika ekonomi nasional sebelum mengambil keputusan terkait tarif PPN. Menurutnya, kebijakan fiskal harus sejalan dengan kondisi pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Dampak PPN terhadap daya beli

Airlangga menegaskan bahwa isu PPN bukan semata urusan angka, melainkan juga terkait keseimbangan ekonomi nasional. “PPN ini kan sudah ada di dalam Undang-Undang, dan tentu saja dalam jangka menengah panjang akan ada roadmap. Pemerintah akan melihat situasi dan kondisi,” jelasnya.

Penurunan tarif PPN dipandang sebagian pihak dapat mendorong belanja rumah tangga yang kini mengalami tekanan. Di tengah inflasi dan ketidakpastian global, konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berita Menarik Pilihan

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

Sejumlah ekonom menyebut, bila tarif PPN diturunkan, harga barang dan jasa akan lebih terjangkau, sehingga masyarakat memiliki ruang lebih untuk berbelanja. Kondisi ini diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan yang saat ini bergerak moderat.

Evaluasi kebijakan fiskal pemerintah

Pemerintah sebelumnya telah menaikkan tarif PPN dari 10% menjadi 11% pada April 2022 sebagai bagian dari reformasi perpajakan. Kebijakan tersebut dinilai berhasil menambah penerimaan negara, namun juga menimbulkan beban tambahan bagi konsumen.

Airlangga menambahkan, evaluasi kebijakan fiskal tidak hanya fokus pada penerimaan, melainkan juga pada dampak terhadap masyarakat. “Jadi tentu saja pemerintah akan terus mengevaluasi dan mengkaji berdasarkan kondisi ekonomi, baik domestik maupun global,” katanya.

Dorongan penurunan tarif PPN datang dari berbagai asosiasi usaha dan kelompok masyarakat. Mereka menilai langkah ini akan memberi stimulus positif, khususnya pada sektor perdagangan, konsumsi rumah tangga, hingga industri kreatif.

Selain itu, kalangan dunia usaha berharap penyesuaian PPN dapat meningkatkan likuiditas, memperkuat permintaan, dan membuka lapangan kerja baru.

Pemerintah hingga kini belum memastikan kapan keputusan final terkait tarif PPN akan diambil. Namun, pembahasan intensif disebut terus berlangsung, dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak.

Sementara itu, sejumlah analis menilai, jika pemerintah benar-benar menurunkan tarif PPN, langkah tersebut akan menjadi sinyal kuat bahwa prioritas kebijakan fiskal diarahkan pada perlindungan daya beli masyarakat.

Dengan situasi global yang belum pulih sepenuhnya, pilihan pemerintah dalam menentukan arah tarif PPN akan menjadi perhatian pelaku ekonomi dalam negeri.


isu tarif PPN kembali menjadi sorotan karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah masih menimbang dampak positif dan negatif dari penyesuaian kebijakan ini.

Saran bagi pemerintah, transparansi dalam proses pengambilan keputusan perlu dijaga agar masyarakat memahami alasan di balik kebijakan tarif PPN.

Selain itu, pemerintah diharapkan dapat menyeimbangkan kepentingan penerimaan negara dengan daya beli rakyat.

Sinergi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan lainnya akan sangat penting agar kebijakan tarif PPN benar-benar efektif.

Akhirnya, keputusan penurunan tarif PPN akan dinilai sebagai langkah strategis bila mampu menstimulasi konsumsi sekaligus menjaga stabilitas fiskal. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: daya beliekonomi nasionalkebijakan fiskalkonsumsi masyarakatPemerintahtarif PPN
Post Sebelumnya

KPK Mengungkap Dana Gratifikasi Fashion Show Melibatkan Eks Pejabat Pajak.

Post Selanjutnya

Kejari Tangkap Pegawai BRI dalam Skandal Korupsi 271 Juta Rupiah

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

BI berkomitmen memperkuat sinergi dengan Program Asta Cita Pemerintah guna menjaga stabilitas makroekonomi dan menarik investasi asing di tahun 2026. (Foto: Humas BI/Ekoin.co)

Risiko Kepastian Kebijakan Menghantui, Moody’s Ubah Outlook Ekonomi Indonesia Jadi Negatif

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Moody's juga memperkirakan bahwa rasio utang Pemerintah terhadap PDB akan tetap akan terjaga rendah di bawah peers. Namun demikian, menurut Moody's,...

Pemprov DKI menargetkan angka inflasi Jakarta tahun ini berada di bawah sasaran nasional guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tren pertumbuhan ekonomi yang positif. (Foto: Humas Pemprov DKI/Ekoin.co)

Jurus Klasik Jelang Ramadan: Pramono Obral Target Inflasi Rendah Saat Harga Sembako Mulai ‘Pemanasan’

oleh Noval Verdian
6 Februari 2026
0

Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyebut pemulihan ekonomi Jakarta sebagai momentum penting setelah perlambatan pada kuartal sebelumnya.

Post Selanjutnya
Kejari Tangkap Pegawai BRI dalam Skandal Korupsi 271 Juta Rupiah

Kejari Tangkap Pegawai BRI dalam Skandal Korupsi 271 Juta Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.