EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
KPK Dalami Jaringan Korupsi Sertifikasi K3

KPK Dalami Jaringan Korupsi Sertifikasi K3

KPK memperluas penyidikan kasus Noel dengan membidik jaringan perusahaan jasa K3. Biaya sertifikasi K3 digelembungkan dari Rp275 ribu menjadi jutaan rupiah.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
18 September 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta EKOIN.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyelidikan dugaan korupsi sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menyeret mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Noel. Lembaga antirasuah itu kini membidik keterlibatan sejumlah perusahaan jasa K3 (PJK3) lain yang disinyalir menjadi perpanjangan tangan dalam praktik pemerasan.

Berita ini sekaligus menguatkan sinyal bahwa KPK tidak hanya berhenti pada Noel, melainkan juga menelusuri jaringan lebih luas. Ikuti berita terbaru lainnya di WA Channel EKOIN.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut penyidik tengah memetakan keterlibatan perusahaan-perusahaan tersebut. “Ini kan juga diduga melibatkan sejumlah PJK3 lain,” katanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (17/9/2025).

Korupsi Sertifikasi K3 Digelembungkan

KPK sebelumnya membongkar modus operandi dalam kasus korupsi K3 ini. Oknum di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) diduga menunjuk langsung PJK3 sebagai pihak yang bertugas memungut biaya berlebih dari perusahaan yang membutuhkan sertifikasi.

Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa biaya resmi sertifikasi K3 hanya Rp275 ribu. Namun, jumlah itu digelembungkan hingga mencapai Rp6 juta, bahkan lebih dalam beberapa kasus.

Berita Menarik Pilihan

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

“Nah dari nilai Rp275.000 untuk pengurusan sertifikasi K3 ini yang kemudian itu ya menjadi Rp6 juta, bahkan ada yang lebih,” ungkap Asep.

Hasil pungutan liar tersebut kemudian dibagi antara pihak PJK3 dan oknum Kemenaker. “Jadi bagi PJK3 ini sekian persen, kemudian yang sekian persennya diberikan kepada oknum di Kementerian Ketenagakerjaan,” tambahnya.

Jaringan PJK3 Jadi Fokus KPK

Dengan temuan baru, KPK menegaskan akan terus mengembangkan penyelidikan. Menurut Budi Prasetyo, hal itu termasuk memeriksa siapa saja pihak yang mendapat mandat dari Kemenaker untuk menerbitkan sertifikasi K3.

“Termasuk nanti pihak-pihak siapa saja yang mendapatkan pendelegasian dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk penerbitan sertifikasi K3,” ujar Budi.

Hingga kini, KPK baru mengumumkan keterlibatan PT KEM sebagai salah satu PJK3 yang diduga bekerja sama dengan oknum Kemenaker untuk mempersulit proses sertifikasi.

Namun, Budi memastikan pemetaan terhadap perusahaan lain masih berjalan. “Penyelidikan terhadap PJK3 lainnya kini menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Langkah KPK ini menunjukkan bahwa kasus korupsi Noel bukanlah praktik tunggal, melainkan sistemik. Fokus penyidik diarahkan agar rantai permainan biaya sertifikasi K3 bisa terungkap menyeluruh.

Upaya penelusuran jaringan PJK3 ini menjadi sinyal bagi publik bahwa KPK berusaha memastikan tidak ada ruang bagi praktik rente dalam proses perizinan yang semestinya sederhana.

Jika pembuktian terhadap jaringan perusahaan ini kuat, maka kasus Noel dapat berkembang menjadi perkara korupsi besar yang menyeret lebih banyak pihak di lingkaran Kemenaker.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


.

Tags: K3KemenakerkorupsiKPKNoelPJK3
Post Sebelumnya

Fahri Hamzah Siap Ikuti Putusan MK

Post Selanjutnya

Langkah Tegas Kejaksaan Usut Tuntas Korupsi Pemberian Kredit Sritex

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tangerang, Banten.

Wakil Ketua Pengadilan Depok Diciduk KPK, Begini Respons MA 

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok Bambang Setyawan diciduk KPK. Wakil tuhan ini diduga menerima sejumlah dari...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Depok, Ekoin.co - Tak hanya Wakilnya, Ketua Pengadilan Negeri Kota Depok dan juru sita ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan...

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riadi membedah fakta material terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sidang mengungkap adanya grup WhatsApp internal "Core Team" yang diduga menjadi wadah pengaturan spesifikasi dan harga proyek sebelum tender resmi dijalankan. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

JPU Bongkar ‘Mas Menteri Core Team’: Skandal Mark-Up Chromebook 100 Persen Terkuak di Persidangan

oleh Iwan Purnama
6 Februari 2026
0

“Dari bukti elektronik aplikasi pesan singkat, terungkap keberadaan sejumlah grup WhatsApp, termasuk Mas Menteri Core Team, yang secara aktif membahas...

Suasana persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Jaksa kini tengah mendalami dugaan penyimpangan tata kelola dan perencanaan proyek yang diduga merugikan keuangan negara. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Sidang Korupsi Chromebook: Jaksa Ungkap Nama Nadiem dan Dugaan ‘Setelan’ Proyek Sebelum Pengadaan

oleh Admin EKOIN.CO
6 Februari 2026
0

Persidangan juga menampilkan dokumen yang mengungkap perbedaan mencolok antara harga pasar perangkat dan nilai pengadaan.

Post Selanjutnya
kasus

Langkah Tegas Kejaksaan Usut Tuntas Korupsi Pemberian Kredit Sritex

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.