EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Keuntungan Kopdes Merah Putih Tembus 50 Persen

Keuntungan Kopdes Merah Putih Tembus 50 Persen

Kopdes Merah Putih di Tuban sudah menunjukkan keuntungan hingga 50 persen meski belum mendapat pencairan plafon pinjaman pemerintah. Model ini diharapkan menjadi teladan pemberdayaan ekonomi desa yang transparan dan berkelanjutan.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
20 September 2025
Kategori EKOBIS, KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tuban,EKOIN.CO- Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di Tuban tercatat telah menghasilkan keuntungan mencapai 50 persen. Capaian itu disampaikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono saat melakukan peninjauan ke Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Jawa Timur. Keuntungan ini dinilai sangat signifikan, mengingat koperasi tersebut belum menerima pencairan plafon pinjaman dari pemerintah.
Berlangganan WA Channel EKOIN di sini.

Menurut Ferry, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa koperasi di desa memiliki potensi besar untuk tumbuh secara mandiri tanpa harus menunggu bantuan dana dari pihak luar. “Hal ini menunjukkan tingginya semangat masyarakat desa untuk berproduktivitas,” ujarnya.

Keuntungan koperasi semakin meningkat

Ferry menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih dirancang sebagai wadah pemberdayaan ekonomi desa. Program ini menyatukan partisipasi warga dalam satu ekosistem bisnis yang saling mendukung, mulai dari usaha perdagangan, pertanian, hingga layanan keuangan mikro.

Keuntungan sebesar 50 persen itu, menurut catatan pengawas, diperoleh dari aktivitas simpan pinjam dan usaha kecil yang dijalankan anggota. Tingkat partisipasi yang tinggi membuat roda usaha berjalan dinamis, bahkan tanpa dana talangan dari pemerintah pusat.

Menteri menambahkan, pemerintah akan terus memantau perkembangan program Kopdes Merah Putih, terutama dalam hal pencairan pinjaman agar koperasi bisa memperluas kegiatan usaha dan meningkatkan daya saing.

Berita Menarik Pilihan

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Selain itu, koperasi desa ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan tata kelola yang baik, masyarakat bisa melihat bahwa keuntungan koperasi tidak hanya dinikmati pengurus, tetapi juga anggota yang menjadi bagian dari kegiatan ekonomi bersama.

Kopdes sebagai model pemberdayaan desa

Dalam kesempatan itu, Ferry menekankan bahwa koperasi bukan hanya alat ekonomi, tetapi juga sarana membangun solidaritas sosial di pedesaan. Kopdes Merah Putih, kata dia, telah menunjukkan model pemberdayaan yang mampu mendorong masyarakat keluar dari ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi.

Ia menilai keberhasilan Kopdes Merah Putih menjadi bukti nyata dari kerja keras warga desa dalam mengelola sumber daya lokal. “Semangat gotong royong ini perlu dijaga agar keuntungan koperasi terus berkembang,” ujar Ferry.

Sejumlah warga menyebut bahwa keberadaan koperasi telah membantu mereka memperoleh akses modal yang lebih murah. Petani misalnya, tidak lagi bergantung pada rentenir, sementara pedagang kecil bisa mengembangkan usaha dengan tambahan modal usaha.

Pemerintah berharap tren positif ini bisa mempercepat pencairan plafon pinjaman. Dengan dukungan tambahan, koperasi bisa memperluas jangkauan program, termasuk pembiayaan usaha produktif, pelatihan keterampilan, hingga fasilitasi pemasaran.

Kopdes Merah Putih juga diharapkan bisa menjaga keberlanjutan sistem usaha. Transparansi laporan keuangan dan keterlibatan aktif anggota dinilai menjadi faktor utama yang membuat koperasi ini terus dipercaya oleh masyarakat.

Ke depan, Kementerian Koperasi berkomitmen memperluas skema ini ke berbagai desa di Indonesia. Hal ini dilakukan agar keuntungan yang diperoleh tidak hanya berhenti di satu lokasi, tetapi bisa dirasakan lebih luas di tingkat nasional.

Partisipasi aktif masyarakat menjadi modal sosial penting yang memperkuat kemandirian desa. Jika koperasi terus tumbuh sehat, maka desa bisa menjadi basis ekonomi yang kuat, mengurangi ketimpangan, serta mendorong pemerataan kesejahteraan.

Dalam jangka panjang, keberhasilan Kopdes Merah Putih diprediksi akan melahirkan kepercayaan investor lokal maupun pemerintah untuk terus menyalurkan dukungan finansial.

Kementerian menegaskan bahwa koperasi akan mendapat prioritas dalam program pembangunan ekonomi desa. Keuntungan yang dicapai saat ini dipandang sebagai fondasi kuat untuk memperbesar peran koperasi dalam pembangunan nasional.

Melihat semangat warga Pucangan dan Montong, pemerintah optimistis model ini bisa direplikasi di desa-desa lain. Sistem yang transparan, partisipatif, dan berbasis solidaritas menjadi kunci keberlanjutan keuntungan koperasi di masa depan.

Pada akhirnya, Kopdes Merah Putih di Tuban telah memberi pesan bahwa masyarakat mampu membangun kemandirian ekonomi dengan kekuatan sendiri. Keuntungan yang dicapai tidak hanya angka, melainkan simbol keberhasilan kolektif.

Koperasi desa terbukti menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Keuntungan 50 persen yang diperoleh menunjukkan keberhasilan manajemen berbasis partisipasi.

Model Kopdes Merah Putih bisa menjadi inspirasi untuk desa lain. Dengan tata kelola baik, koperasi mampu menciptakan manfaat berkelanjutan bagi seluruh anggota.

Semangat gotong royong menjadi kunci kesuksesan. Dukungan pemerintah tetap penting, namun kekuatan utama ada pada keterlibatan masyarakat.

Jika diperluas ke desa lain, koperasi bisa menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi nasional yang inklusif.

Kisah ini menunjukkan bahwa desa memiliki potensi besar untuk tumbuh. Keuntungan koperasi menjadi bukti nyata kemandirian masyarakat dalam membangun masa depan. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: ekonomikeuntunganKopdeskoperasipemberdayaan desaTuban
Post Sebelumnya

Purbaya Kritik Cukai Rokok 57 Persen Dinilai Memberatkan Terlalu Tinggi

Post Selanjutnya

UMKM Omzet Setahun Dibawah 500 Juta Rupiah Dibebaskan dari Pajak

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, ini Penyebabnya

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

IHSG Tertekan Rating Moody’s, OJK Yakinkan Pasar Fundamental Ekonomi Solid

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Moody's Investors Service (Moody's) mempertahankan Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada level Baa2, dengan penyesuaian outlook dari Stabil menjadi Negatif. Revisi...

Post Selanjutnya
UMKM Omzet Setahun Dibawah 500 Juta Rupiah Dibebaskan dari Pajak

UMKM Omzet Setahun Dibawah 500 Juta Rupiah Dibebaskan dari Pajak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.