Jakarta, EKOIN.CO — Prestasi kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat kesiapan masa depan atlet melalui program Literasi Keuangan Untuk Atlet.
Program ini digelar melalui sinergi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
Indonesia mencatat sejarah sebagai runner-up SEA Games 2025 meski tidak berstatus tuan rumah, dengan torehan 333 medali terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus kepada para atlet dan pelatih pada Kamis (8/1/2026).
Sebagai bank penyalur bonus, BRI menilai pemberian apresiasi finansial harus dibarengi dengan pemahaman pengelolaan keuangan. Untuk itu, BRI menggelar edukasi bertajuk Champions Beyond the Arena: Smart Finance for Champion Athletes di Menara BRILiaN Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Direktur Utama BRI Hery Gunardi. Edukasi difokuskan pada pengelolaan pendapatan, perencanaan masa depan, dan kesiapan finansial atlet setelah masa aktif bertanding berakhir.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan literasi keuangan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan kesejahteraan atlet. Menurutnya, prestasi di arena harus diiringi dengan kemampuan mengelola pendapatan secara bijak dan terencana.
“Pendapatan besar yang diterima atlet perlu dikelola dengan baik agar memberikan manfaat jangka panjang. Kami ingin atlet tidak hanya juara di lapangan, tetapi juga kuat secara finansial,” ujar Hery.
Senada, Menpora Erick Thohir menegaskan pentingnya kolaborasi dengan BRI dan para pakar keuangan agar atlet mampu mengambil keputusan finansial yang tepat.
Pemerintah berharap tidak ada lagi mantan atlet berprestasi yang mengalami kesulitan ekonomi di masa depan.
Dalam sesi edukasi, BRI menghadirkan perencana keuangan Prita Ghozie yang membekali atlet dengan pemahaman dana darurat, investasi, serta pengendalian gaya hidup.
Materi ini dinilai relevan mengingat profesi atlet memiliki masa produktif yang relatif singkat.
Bonus atlet SEA Games 2025 diberikan sesuai Kepmenpora Nomor 219 Tahun 2025. Atlet perorangan peraih emas menerima Rp1 miliar, perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157,5 juta.
Untuk kategori ganda, bonus emas Rp800 juta, perak Rp252 juta, dan perunggu Rp126 juta, sedangkan kategori beregu memperoleh Rp500 juta untuk emas.
Pelatih juga mendapat apresiasi, dengan bonus hingga Rp400 juta untuk pelatih beregu peraih emas. Skema ini diharapkan memacu prestasi berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan insan olahraga.
Kemenpora berencana menjadikan literasi keuangan sebagai bagian tetap dalam setiap pemberian bonus prestasi olahraga internasional. Program ini diharapkan membentuk atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mandiri dan tangguh secara ekonomi setelah pensiun dari dunia olahraga.(*)
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN melalui saluran WhatsApp EKOIN di:
https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v





