Brimob Sita Air Keras dalam Gayung: Rencana Tawuran Berdarah di Jaktim Berhasil Digagalkan

Meski situasi Jakarta Timur kini dinyatakan kondusif, Brimob memastikan patroli tetap diperketat. Kepolisian juga mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari.
Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah senjata tajam dan barang bukti saat menggagalkan rencana tawuran dan balap liar di wilayah Jakarta Timur, Sabtu (17/1/2026) dini hari.

Jakarta, Ekoin.co — Aksi tawuran dan balap liar yang disiapkan sekelompok remaja di Jakarta Timur digagalkan personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Sabtu (17/1/2026) dini hari.

Operasi patroli di sejumlah titik rawan berhasil mengamankan para pelaku sekaligus menyita senjata berbahaya yang siap digunakan.

Patroli difokuskan pada kawasan yang kerap menjadi lokasi bentrokan antarkelompok.

Di jam rawan, petugas mendapati kumpulan pemuda dengan indikasi kuat hendak melakukan kekerasan jalanan dan mengganggu ketertiban umum.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menegaskan, pendekatan preventif menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan ibu kota.

“Begitu ada potensi gangguan, personel langsung bergerak. Tidak ada ruang bagi tawuran dan balap liar di Jakarta,” tegasnya.

Dari hasil penindakan, polisi menemukan berbagai alat yang berpotensi mematikan. Yang mengkhawatirkan, salah satu pelaku membawa cairan keras dalam wadah terbuka, menunjukkan eskalasi metode kekerasan remaja.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu gayung berisi air keras, sebilah celurit besar, busur dan anak panah, stik golf, sepotong selang, empat sepeda motor, serta tiga unit telepon genggam.

Seluruh terduga pelaku bersama barang bukti telah diserahkan ke polsek setempat untuk proses hukum lanjutan.

Meski situasi Jakarta Timur kini dinyatakan kondusif, Brimob memastikan patroli tetap diperketat. Kepolisian juga mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak, terutama pada malam hari.

“Pengawasan keluarga sangat penting agar generasi muda tidak terjerumus ke aksi jalanan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tutup Henik.(amsi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini