EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA LINGKUNGAN
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menanggapi kritik pedas yang kerap dialamatkan kepada pejabat negara saat mengunjungi lokasi bencana.Kamis (1/1/2026).(Foto: Ist)

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menanggapi kritik pedas yang kerap dialamatkan kepada pejabat negara saat mengunjungi lokasi bencana.Kamis (1/1/2026).(Foto: Ist)

Bongkar Jejak Oligarki di Gayo Lues: JATAM Sebut Nama-Nama Besar Ini Terlibat Perusakan Alam

Iwan Purnama oleh Iwan Purnama
19 Januari 2026
Kategori LINGKUNGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Tragedi banjir bandang dan tanah longsor yang menyapu Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat sejak akhir 2025 lalu bukan lagi dipandang sebagai sekadar anomali cuaca.

Laporan terbaru Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) bersama Aceh Wetland Forum mengungkap fakta mengerikan, bencana yang menewaskan 1.190 jiwa ini merupakan katastrofe ekologis akibat akumulasi kebijakan eksploitatif yang “mengundang” maut.

Hingga 17 Januari 2026, 141 orang dilaporkan masih hilang, sementara 131 ribu jiwa bertahan di pengungsian dengan kondisi ekonomi yang lumpuh total.

JATAM menegaskan bahwa kehancuran massif ini adalah buah pahit dari perusakan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) dan deforestasi yang dilegalkan oleh negara demi kepentingan industri ekstraktif.

“Ini bukan musibah yang datang tiba-tiba. Ini bencana yang sengaja diundang melalui kebijakan politik yang mengabaikan keselamatan rakyat demi keuntungan segelintir elite,” tegas JATAM dalam laporan bertajuk Katastrofe Sumatera: Jejak Oligarki di Hulu, DAS, dan Zona Rawan Bencana.

Berita Menarik Pilihan

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Akhir Januari, Hujan Lebat dan Banjir hingga Tanah Longsor

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, 5 Perusahaan di Aceh Kena ‘Sikat’

Laporan tersebut membedah bagaimana hampir seluruh bentang alam kunci di tiga provinsi tersebut telah dikapling oleh konsesi tambang, kehutanan, dan perkebunan sawit skala besar.

Kawasan hulu yang seharusnya berfungsi sebagai benteng ekologis justru dikupas habis.

Akibatnya, saat hujan ekstrem melanda, alam kehilangan daya tahan, mengubah air hujan menjadi mesin pembunuh berupa banjir bandang dan longsoran lumpur.

JATAM juga menyoroti adanya upaya “depolitisasi” bencana oleh pemerintah.

Narasi teknokratis mengenai “cuaca ekstrem” dinilai sebagai tameng bagi negara untuk menghindari tanggung jawab atas kegagalan tata kelola agraria.

Warga dipaksa menerima tragedi ini sebagai takdir, padahal di baliknya terdapat jejak kuat perusahaan yang terafiliasi dengan elite politik nasional.

Laporan ini secara spesifik menyebut sejumlah nama besar dalam jejaring bisnis konsesi yang melintasi zona rawan bencana.

Mulai dari nama pejabat tinggi di tingkat pusat hingga tokoh partai politik besar, diduga memiliki kepentingan bisnis pada lahan-lahan yang kini menjadi sumber bencana.

Nama-nama seperti Aburizal Bakrie, Surya Paloh, hingga jejaring bisnis yang melibatkan menteri aktif dalam kabinet saat ini, masuk dalam radar analisis JATAM terkait penguasaan bentang alam di Gayo Lues, Aceh Barat, hingga Sumatera Utara.

Penegakan hukum pun dinilai tebang pilih. Langkah Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang hanya mengumumkan inisial 12 perusahaan tanpa audit lingkungan terbuka, memperkuat kesan adanya perlindungan politik bagi korporasi besar.

“Selama keselamatan warga direduksi menjadi sekadar ongkos pembangunan, bencana serupa akan terus berulang. Nyawa rakyat Aceh dan Sumatera kini seolah dianggap sebagai harga yang dapat ditoleransi demi kelancaran investasi,” tutup Koordinator JATAM, Melky Nahar.(*)

Tags: banjir bandang AcehBencana Ekologis SumateraDeforestasi Sumateraekoin.coJaringan Advokasi Tambang.JATAM.Korupsi SDAkrisis iklimOligarki TambangPrabowo Subianto
Post Sebelumnya

Update Situasi Terkini, Presiden Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Sufmi Dasco Sebelum ke London

Post Selanjutnya

BSI Perketat Syarat Fasilitas Prioritas Mulai 1 Maret 2026, Cek Perubahan Ketentuan FUM Terbaru

Iwan Purnama

Iwan Purnama

Berita Terkait

BMKG peringatkan cuaca ekstrem sampai akhir Januari 2026

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Akhir Januari, Hujan Lebat dan Banjir hingga Tanah Longsor

oleh Yudi Permana
21 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah...

Tangkapan Layar YT Sekretariat Presiden

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan, 5 Perusahaan di Aceh Kena ‘Sikat’

oleh Ainurrahman
21 Januari 2026
0

“Ini peringatan terbuka. Negara hadir dan tidak lagi mentoleransi pelanggaran lingkungan, terutama yang dilakukan oleh korporasi besar,” ujar Iwan di...

Konflik Agraria yang tak berkesudahan dipicu kebijakan pemerintah yang tidak tepat sasaran. (Ilustrasi)

Riset: Satgas PKH Tinggalkan Residu Konflik Agraria

oleh Erwin C. Sihombing
20 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Eksistensi Satgasa Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dikomandoi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin rupanya meninggalkan residu konflik agraria. Riset...

Satgas PKH Kembalikan Jutaan Hektare Kawasan Hutan Sawit dan Konservasi ke Negara

Satgas PKH Kembalikan Jutaan Hektare Kawasan Hutan Sawit dan Konservasi ke Negara

oleh Yudi Permana
25 Desember 2025
0

"Pada hari ini dapat kami laporkan bahwa total kawasan hutan yang berhasil dikuasai kembali mencapai 4.081.560,58 hektare," kata Jaksa Agung...

Post Selanjutnya
Raksasa perbankan syariah tanah air, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), resmi mengumumkan perubahan skema layanan dan fasilitas bagi nasabah BSI Prioritas.

BSI Perketat Syarat Fasilitas Prioritas Mulai 1 Maret 2026, Cek Perubahan Ketentuan FUM Terbaru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.