Jakarta, Ekoin.co – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan optimisme besar terhadap kiprah dua petenis putri andalan Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, yang akan tampil di ajang Grand Slam Australian Open 2026 di Melbourne, Australia, pada 18 Januari hingga 1 Februari.
Dukungan tersebut disampaikan Erick melalui akun media sosial pribadinya. Ia berharap kedua petenis mampu tampil maksimal dan melanjutkan tren prestasi gemilang yang telah ditorehkan di level internasional.
“Kita berikan dukungan dan doa terbaik untuk Janice dan Aldila agar tampil maksimal di Grand Slam Australian Open 2026,” tulis Erick Thohir, Senin (19/1/2026).
Janice Datang dengan Modal Juara dan Sejarah Baru
Janice Tjen akan turun di dua nomor sekaligus, yakni tunggal putri dan ganda putri. Di sektor tunggal, petenis asal Jakarta itu akan mengawali langkahnya dari babak 128 besar. Sementara di nomor ganda putri, Janice berpasangan dengan petenis Polandia, Katarzyna Piter.
Pasangan Janice/Katarzyna datang ke Australian Open dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Hobart International, turnamen pemanasan jelang Grand Slam.
Tahun 2025 menjadi fase krusial dalam karier Janice. Ia mencatat debut di Grand Slam dan WTA Tour, serta sukses menjuarai WTA 250 Chennai Open dan WTA 250 Hobart International. Capaian tersebut menjadikannya petenis Indonesia pertama yang lolos ke babak utama Grand Slam sejak 2004.
Selain itu, Janice juga mengoleksi sejumlah gelar International Tennis Federation (ITF) dan dinobatkan sebagai ITF Player of the Month.
Aldila Andalkan Pengalaman dan Konsistensi Dunia
Sementara itu, Aldila Sutjiadi akan tampil di nomor ganda putri. Petenis peringkat 51 dunia ganda WTA tersebut akan berpasangan dengan petenis tuan rumah, Guiliana Olmos.
Aldila dikenal sebagai salah satu petenis Indonesia paling konsisten di level profesional. Ia telah mengoleksi lima gelar ganda WTA Tour, termasuk Copa Colsanitas 2022 yang menjadi gelar WTA pertama Indonesia sejak 2003.
Prestasi Aldila di turnamen Grand Slam juga terbilang mentereng. Ia mencapai semifinal Wimbledon 2023 dan US Open 2024 di nomor ganda campuran.
Rekam Jejak Emas di Asia dan Asia Tenggara
Di tingkat regional, Aldila telah mengukuhkan namanya sebagai ratu tenis Asia Tenggara. Ia meraih emas Asian Games 2018 di nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat, serta mengoleksi emas SEA Games pada 2019, 2021, 2023, dan 2025.
Janice dan Aldila juga mencatat sejarah bersama pada SEA Games Thailand 2025 dengan menyumbangkan dua medali emas dari nomor beregu putri dan ganda putri.
Dengan kombinasi performa puncak Janice dan pengalaman Aldila, kehadiran Indonesia di Australian Open 2026 tidak sekadar partisipasi, melainkan membawa harapan untuk kembali mencetak sejarah di panggung tenis dunia. ()





