Jakarta, Ekoin.co – Brimob Polda Metro Jaya melalui Tim SAR Batalyon D Pelopor menunjukkan respons cepat dalam menangani krisis infrastruktur di Kabupaten Bekasi.
Personel elit kepolisian ini langsung diterjunkan ke lokasi jebolnya tanggul di Kampung Bendungan, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, pada Selasa (20/1/2026).
Insiden jebolnya tanggul tersebut sempat memicu kepanikan warga lantaran air luapan mulai merendam permukiman.
Sejak siang hari, personel Brimob bersama instansi terkait dan masyarakat setempat bahu-membahu melakukan penanganan darurat di titik kerusakan.
Di lapangan, Tim SAR Batalyon D Pelopor memimpin aksi gotong royong perbaikan tanggul sementara menggunakan material darurat.
Langkah taktis ini diambil guna menahan laju aliran air dan mencegah genangan meluas ke kawasan permukiman yang lebih padat.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa pengerahan personel ini merupakan wujud nyata komitmen Brimob dalam penanggulangan bencana dan pengabdian kepada masyarakat.
“Brimob akan terus mengedepankan sinergi bersama unsur TNI dan instansi terkait lainnya untuk memberikan rasa aman serta membantu pemulihan kondisi warga terdampak secepat mungkin,” ujar Kombes Henik, Selasa (20/1/2026).
Berkat kolaborasi intensif antara petugas dan warga, proses penambalan tanggul darurat di Muara Gembong berjalan lancar.
Hingga Selasa sore, situasi di lokasi dilaporkan mulai berangsur kondusif. Meski demikian, personel Brimob tetap disiagakan untuk memantau stabilitas tanggul dan membantu warga membersihkan sisa-sisa genangan.
“Kami berharap dengan penanganan cepat ini, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan merasa terayomi oleh kehadiran Polri di tengah situasi darurat,” tutup Kombes Henik.(*)





