EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Pemandangan salah satu los daging di pasar tradisional Jabodetabek yang nampak sepi tanpa aktivitas perdagangan, Kamis (22/1/2026). (Ekoin.co/Ilustrasi)

Pemandangan salah satu los daging di pasar tradisional Jabodetabek yang nampak sepi tanpa aktivitas perdagangan, Kamis (22/1/2026). (Ekoin.co/Ilustrasi)

Pasar Daging Jabodetabek Lumpuh: Ribuan Pedagang Mogok Massal Protes Lonjakan Harga Sapi Hidup

Iwan Purnama oleh Iwan Purnama
22 Januari 2026
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Gelombang protes akibat tingginya harga komoditas pangan kini menyasar sektor protein hewani.

Ribuan pedagang daging sapi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) secara resmi memulai aksi mogok dagang serentak selama tiga hari, terhitung sejak Kamis hingga Sabtu (22–24 Januari 2026).

Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk mosi tidak percaya kepada pemerintah yang dinilai gagal mengendalikan lonjakan harga sapi timbang hidup dan karkas di tingkat hulu.

Ketua DPD Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta, Wahyu Purnama, menyatakan bahwa aksi ini merupakan langkah terakhir untuk menyelamatkan kelangsungan usaha para pedagang yang kian terhimpit.

Menurutnya, kenaikan harga di tingkat Rumah Potong Hewan (RPH) sudah tidak lagi sebanding dengan daya beli masyarakat di pasar tradisional.

Berita Menarik Pilihan

Rupiah Dekati Level Psikologis Rp 17.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Solid, Jauh dari Bayang-Bayang Krisis

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

Wahyu menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar luapan emosional, melainkan respons rasional terhadap kondisi pasar yang memaksa pedagang terus merugi akibat biaya pengadaan yang melambung tinggi.

Keresahan senada juga disuarakan oleh para pedagang di akar rumput. Di Pasar Cimanggis, Ciputat, para pedagang memastikan solidaritas penuh untuk mengosongkan lapak mereka selama periode mogok berlangsung.

Mereka mengaku tercekik karena janji stabilitas harga yang sempat dilontarkan otoritas terkait hingga kini belum terealisasi di lapangan.

Situasi ini membuat pedagang berada pada posisi sulit; menaikkan harga terlalu tinggi akan mengusir pelanggan, sementara bertahan dengan harga lama hanya akan mempercepat kebangkrutan.

Aksi mogok massal ini dipastikan bakal memicu efek domino yang luas terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pelaku usaha kuliner seperti pedagang bakso dan warung nasi kini terancam kehilangan pasokan bahan baku utama mereka selama akhir pekan.

Jika pemerintah tidak segera melakukan intervensi pasar yang konkret dalam tiga hari ke depan, kelangkaan daging sapi diprediksi akan menyebabkan lonjakan harga yang lebih liar saat aktivitas perdagangan kembali dibuka nantinya.

APDI mendesak Kementerian Pertanian dan kementerian terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok sapi nasional.

Mereka menuntut adanya jaminan harga sapi hidup yang kompetitif agar lingkungan perdagangan kembali kondusif.

Tanpa solusi permanen, aksi mogok ini dikhawatirkan menjadi awal dari krisis pasokan protein yang lebih besar, yang pada akhirnya akan menambah beban inflasi pangan bagi konsumen di awal tahun 2026.

Tags: APDIekoin.coekonomi nasionalHarga Daging Sapiharga panganJabodetabekKelangkaan DagingKementerian PertanianPedagang MogokSapi HidupWahyu Purnama
Post Sebelumnya

Indonesia Darurat Penipuan Digital: Kerugian Tembus Rp 9,1 Triliun, Ratusan Ribu Rekening Diblokir IASC

Post Selanjutnya

Al Nassr Kalahkan Damac FC 2-1, Jarak dengan Al Hilal Menyempit

Iwan Purnama

Iwan Purnama

Berita Terkait

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Dekati Level Psikologis Rp 17.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Solid, Jauh dari Bayang-Bayang Krisis

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Perry menambahkan bahwa BI akan memastikan rupiah bergerak dalam koridor yang mendukung kestabilan ekonomi nasional, sekaligus memberikan kepercayaan bagi pelaku...

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

oleh Akmal Solihannoer
22 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis pagi, 22...

Grafis data laporan kerugian masyarakat akibat scam yang mencapai Rp 9,1 triliun berdasarkan rilis terbaru OJK dan IASC per Januari 2026. Sebanyak 397 ribu rekening telah diblokir untuk memutus rantai aliran dana hasil penipuan. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

Indonesia Darurat Penipuan Digital: Kerugian Tembus Rp 9,1 Triliun, Ratusan Ribu Rekening Diblokir IASC

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Transaksi belanja fiktif menempati posisi pertama dengan lebih dari 73 ribu laporan, diikuti panggilan palsu (impersonation), investasi bodong, lowongan kerja...

agat maya ramai memperbincangkan video kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Wamena, Papua, yang viral di media sosial.

Warga Wamena Keluhkan BBM Rp25 Ribu, Respons Gibran Jadi Sorotan Netizen

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Seorang warga lokal berani menyampaikan fakta pahit soal biaya hidup, mengungkap harga BBM di wilayahnya mencapai Rp20.000–Rp25.000 per liter, jauh...

Post Selanjutnya
Al Nassr Kalahkan Damac FC 2-1, Jarak dengan Al Hilal Menyempit

Al Nassr Kalahkan Damac FC 2-1, Jarak dengan Al Hilal Menyempit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.