Jakarta, Ekoin.co – Pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menolak wacana Polri berkedudukan di bawah kementerian mendapat sorotan. Listyo bahkan menyatakan lebih memilih jadi petani dibanding menteri kepolisian.
Soal pernyataan Kapolri tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman ikut bersuara. Politisi Partai Gerindra menyampaikan bahwa pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menolak Polri di bawah kementerian hal yang sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo telah tegas mengungkapkan bahwa Polri idealnya berkedudukan langsung di bawah Presiden.
“Sudah sesuai dengan pernyataan Pak Prabowo 18 September 2023 yang sangat tegas, jelas dan detail menginginkan posisi Polri bawah Presiden langsung,” kata Habiburokhman di Jakarta, Kamis (28/1).
Bahkan Habib menggaransi dan bersaksi bahwa Jenderal Listyo 100 persen loyal kepada Presiden Prabowo.
Soal pembentukan tim reformasi internal Polri yang dilakukan sebelum tim percepatan reformasi Polri yang dibentuk oleh Presiden justru merupakan bentuk loyalitas dari Listyo untuk merespons keinginan Prabowo.
“Langkah tersebut merupakan inisiatif dalam konteks yang sangat baik dan positif,” kata dia.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Kapolri dan Kapolda seluruh Indonesia di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1), secara tegas menolak Polri berada di bawah kementerian.
“Saya tegaskan bahwa di hadapan Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian dan seluruh jajaran, bahwa saya menolak polisi di bawah kementerian,” katanya. (*)





