EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA MEGAPOLITAN
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menyaksikan BAST Fasum Fasos dari Pengembang, Rabu (4/2/2026) (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat menyaksikan BAST Fasum Fasos dari Pengembang, Rabu (4/2/2026)(Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Sejak 2023, Pemprov DKI Terima Rp42,5 Triliun Kewajiban Fasos-Fasum dari Pengembang

Ridwansyah oleh Ridwansyah
4 Februari 2026
Kategori MEGAPOLITAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerima penyerahan kewajiban Fasilitas Sosial-Fasilitas Umum (Fasos-Fasum) senilai Rp42,537 triliun.

Inspektur DKI Jakarta, Dhany Sukma mengatakan, puluhan triliun kewajiban Fasos-Fasum dari pengembang tersebut tercatat selama periode tahun 2023 hingga 2025.

Hal ini dikatakan Dhany dalam pidatonya saat acara Penandatanganan Bersama Berita Acara Serah Terima Pemenuhan Kewajiban Penyerahan Fasos-Fasum Semester II 2025 dari Pengembang di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu, (4/2/2026).

“Dari Tahun 2023 hingga Tahun 2025, total kewajiban fasos-fasum yang telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebanyak 213 BAST (Berita Acara Serah Terima) dengan nilai keseluruhan Rp42,537 triliun,” kata Dhany.

Dhany merinci, dari tahun 2023 hingga Semester I 2025, kewajiban fasos-fasum yang telah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta sebanyak 187 BAST dengan nilai Rp41,1 triliun.

Berita Menarik Pilihan

Amankan Imlek 2026, Polda Metro Jaya Kerahkan 1.919 Personel ke 165 Vihara

Geprek Harga Parkir Rp100 Ribu, 8 Jukir Liar di Tanah Abang Diringkus Tim Gabungan

Selanjutnya pada Semester II tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta berhasil menagih kewajiban fasos-fasum senilai Rp1,36 triliun.

Fasos-Fasum yang berhasil ditagih pada Semester I tahun 2025, terdiri dari penyerahan lahan seluas 100.592 meter persegi senilai Rp1,29 triliun, konstruksi seluas 22.181,54 meter persegi senilai Rp42,8 miliar, serta Konversi RSMS senilai Rp30,69 miliar.

Jumlah tersebut sambung Dhany terdiri atas 16 BAST penyerahan lahan, 9 BAST penyerahan konstruksi, dan 3 BAST konversi RSMS.

Rinciannya di Jakarta Utara senilai Rp627,37 miliar yang terdiri dari 6 pengembang, dengan penyerahan lahan seluas 33.821 meter persegi, serta konversi RSMS berupa perbaikan Lapangan RPTRA Green Garden Marunda, RPTRA Siring Kuning, serta perbaikan lapangan futsal dan basket Rusun Marunda.

Sementara di Jakarta Selatan, senilai Rp307,72 miliar yang terdiri dari 7 pengembang, dengan penyerahan lahan seluas 14.738 meter persegi dan konstruksi seluas 13.595 meter persegi.

Selanjutnya di Jakarta Barat, senilai Rp272,22 miliar, terdiri dari 5 pengembang dengan penyerahan lahan seluas 46.522 meter persegi dan konstruksi seluas 941 meter persegi.

Untuk di Jakarta Pusat, senilai Rp102,75 miliar yang terdiri dari 5 pengembang, dengan penyerahan lahan seluas 1.672 meter persegi, konstruksi seluas 27 meter persegi, serta konversi RSMS berupa penataan TPU Karet Bivak.

Dan yang terakhir di Jakarta Timur, senilai Rp56,77 miliar, terdiri dari 3 pengembang, dengan penyerahan lahan seluas 3.839 meter persegi dan konstruksi seluas 7.619 meter persegi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan BAST yang dilanjutkan dengan penyerahan dokumen aset dari para Wali Kota administrasi Jakarta kepada Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).

“Sehingga aset fasos-fasum yang diserahkan oleh para pengembang dapat langsung tercatat sebagai aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” pungkas Dhany. (*)

Tags: asetInspektur JenderalPemprov DKI Jakartapengembang
Post Sebelumnya

JPU Ungkap Dugaan Monopoli dan Penggelembungan Harga Laptop Chromebook Kemendikbudristek

Post Selanjutnya

Tak Ingin Anak Jadi Korban, Miranda Kerr Ungkap Alasan Berdamai dengan Orlando Bloom

Ridwansyah

Ridwansyah

Berita Terkait

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi meninjau perayaan Tahun Baru Imlek di vihara wilayah setempat, Senin (16/2/2026). (Humas-Polres Jakbar).

Amankan Imlek 2026, Polda Metro Jaya Kerahkan 1.919 Personel ke 165 Vihara

oleh Aminuddin Sitompul
17 Februari 2026
0

Ia menyebut seluruh vihara yang menggelar kegiatan ibadah mendapat perhatian pengamanan maksimal. Selain itu, rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional...

Petugas Polsek Tanah Abang dan Kecamatan siaga di depan blok F Pasar Tanah Abang (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Geprek Harga Parkir Rp100 Ribu, 8 Jukir Liar di Tanah Abang Diringkus Tim Gabungan

oleh Ridwansyah
17 Februari 2026
0

Sementara itu, Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami mengatakan para juru pakir yang diamankan merupakan warga Tanah Abang. Para jukir...

Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat Kewalahan Halau Pembersih Makam Musiman

Peziarah TPU Kawi-Kawi ‘Dikepung’ Gerombolan Pembersih Makam Pemaksa Duit

oleh Ridwansyah
17 Februari 2026
0

“Kami kewalahan dalam mencegah keberadaan para pembersih makam yang merupakan warga sekitar. Pasalnya ada empat pintu akses yang langsung tembus...

Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Dwi Oktavia (tengah), saat mendampingi para lansia menikmati suasana Festival Imlek 2026 di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. (Foto: Ekoin/Istimewa)

Rayakan Keberagaman, Dinas PPAPP Ajak Puluhan Lansia Meriahkan Festival Imlek 2026 di Bundaran HI

oleh Ridwansyah
17 Februari 2026
0

"Di tengah kemeriahan Imlek hari ini, kita melihat hal yang sangat indah, yaitu keberagaman yang dirayakan bersama. Puluhan lansia hadir,...

Post Selanjutnya
Miranda Kerr (Ist)

Tak Ingin Anak Jadi Korban, Miranda Kerr Ungkap Alasan Berdamai dengan Orlando Bloom

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.