Hasil Kontras Wakil Indonesia di All England: Alwi Farhan Melaju, Jonatan Christie Tersingkir
Jakarta, Ekoin.co — Hasil berbeda diraih dua tunggal putra Indonesia pada ajang All England Open 2026 yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Inggris. Alwi Farhan sukses melangkah ke perempat final setelah menyingkirkan unggulan ketujuh asal Taiwan, Chou Tien Chen, sementara Jonatan Christie harus menghentikan langkahnya di babak 16 besar.
Alwi tampil impresif dengan kemenangan dua gim langsung 21-13, 21-19 atas Chou dalam pertandingan yang berlangsung Kamis waktu setempat. Sebaliknya, Jonatan tak mampu mengimbangi permainan cepat wakil Taiwan lainnya, Lin Chun-Yi, dan kalah dengan skor 19-21, 12-21.
Alwi Tampil Percaya Diri Singkirkan Unggulan
Kemenangan atas Chou Tien Chen menjadi pencapaian penting bagi Alwi Farhan di turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut. Ia mampu mengontrol jalannya pertandingan dan tampil lebih tenang dibanding pertemuan sebelumnya.
“Alhamdulillah, waktu Tuhan pasti yang terbaik. Terima kasih ya Allah, saya berada di sini bukan karena diri saya, tapi karena Tuhan saya,” kata Alwi dalam keterangan resmi PBSI.
Menurut Alwi, pola permainan melawan Chou tidak jauh berbeda dengan pertemuan mereka sebelumnya di Australian Open 2025. Namun kali ini ia lebih fokus mengatasi tekanan dan keraguan dalam dirinya sendiri.
Alwi juga menilai Chou merupakan pemain dengan karakter permainan yang unik, terutama ketika mendapat dukungan dari penonton.
“Ketika banyak orang yang memperhatikan, makin keluar permainannya,” ujar Alwi.
Karena itu, ia berusaha meredam tempo pertandingan agar lawannya tidak berkembang.
“Kurang lebih seperti singa yang jangan dibangunkan. Saya bermain dalam hawa yang tidak terlalu tinggi tapi tetap memegang fokus permainan,” katanya.
Pada babak perempat final, Alwi akan menghadapi unggulan kedua asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, yang sebelumnya menyingkirkan Toma Junior Popov dengan skor 19-21, 21-9, 21-13.
“Besok bertemu Kunlavut, bisa revans lagi mungkin. Kita tidak pernah tahu. Saya akan memberikan yang terbaik, tapi sekarang mau reset pikiran dan fokus dulu,” ujar Alwi.
Jonatan Tersandung Permainan Cepat Lin Chun-Yi
Sementara itu, Jonatan Christie harus mengakhiri langkahnya setelah kalah dari Lin Chun-Yi dalam dua gim langsung.
Jonatan mengakui dirinya kurang sabar dalam menghadapi permainan cepat dan variasi pukulan lawan.
“Puji Tuhan tetap bersyukur walau hasil akhirnya belum sesuai dengan harapan, tapi saya rasa saya sudah melakukan yang terbaik,” kata Jonatan.
Ia menilai Lin tampil sangat solid dengan tempo permainan tinggi sehingga membuatnya kesulitan mengembangkan strategi.
“Dia bermain jauh lebih cepat, terus juga punya beberapa variasi pukulan yang cukup menyulitkan dan tidak gampang dimatikan,” ujarnya.
Situasi tersebut membuat Jonatan kurang tenang di lapangan sehingga beberapa strategi yang telah disiapkan tidak berjalan maksimal.
“Jadi mungkin dari hal itu saya kurang tenang, kurang bisa lebih sabar. Ada beberapa penerapan strategi yang sedikit miss,” kata dia.
Pada gim pertama, Jonatan sempat memimpin 11-9 saat interval. Namun Lin mampu membalikkan keadaan melalui serangan cepat hingga menutup gim pertama dengan skor 21-19.
Pada gim kedua, dominasi Lin semakin terlihat. Tekanan bertubi-tubi membuat Jonatan kesulitan mengembangkan permainan hingga akhirnya harus menyerah dengan skor 12-21.
Hasil ini membuat Indonesia masih memiliki harapan melalui Alwi Farhan yang akan melanjutkan perjuangannya di babak perempat final All England 2026. ()























Tinggalkan Balasan