Polri Gandeng Siswa, Guru hingga Pedagang Lewat Forum Keamanan Sekolah

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengapresiasi program yang diluncurkan Polri ini. Nahdiana mengatakan dirinya optimis FKPMS akan berdampak positif bagi dunia pendidikan.
Ridwansyah Hasrul Ekoin
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi saat meluncurkan Program Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) di SMK Negeri 1 Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Jakarta, Ekoin.co – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi meluncurkan Program Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah di SMK 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

Dalam sambutan Kapolda mengatakan program ini dilatarbelakangi dengan meningkatnya angka kejahatan di lingkungan sekolah. Contohnya pada tahun 2025 ada aksi pengeboman di salah satu sekolah di Jakarta Utara.

“Berangkat dari peristiwa tersebut, polri mengambil langkah upaya pencegahan dengan membentuk Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS),” ujarnya.

Lebih lanjut Jenderal Bintang dua ini mengatakan pembentukan forum ini bukan terjadi begitu saja, namun melalui penelitian yang dilakukan pihak eksternal Polri. Artinya kebutuhan suatu wadah untuk pencegahan tindak kejahatan di lingkungan sekolah memang sudah menjadi keperluan.

“Intinya FKPMS merupakan upaya pencegahan tindak kejahatan di lingkungan sekolah,” tutur Asep Edi.

Dirinya mengatakan secara teknis nantinya FKPMS ini akan merangkul seluruh elemen dari sekolahan. Mulai dari siswa, guru, satpam, pedagang di sekitar sekolah dan juga alumni.

Tujuannya adalah agar suasana sekolah bisa kondusif dimana para pelajar bisa fokus untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar namun juga ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengapresiasi program yang diluncurkan Polri ini. Nahdiana mengatakan dirinya optimis FKPMS akan berdampak positif bagi dunia pendidikan.

Nahdiana menjelaskan jika berbicara mengenai kenakalan remaja, hal tersebut tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi saja, tapi dari beberapa sisi. Mulai dari bagaimana kehidupan di rumah, lingkungan sekitar dan sekolah. Dengan adanya FKPMS semoga tidak ada ruang kosong bagib siswa untuk berbuat hal negatif.

“Kami bersyukur dengan diluncurkannya FKPMS ini, semoga akan membawa dampak positif di dunia pendidikan Jakarta,” ucap Nahdiana.

Nahdiana berharap agar program ini bisa dimaksimalkan seluruh pihak sekolah yang ada di Jakarta, sehingga proses kegiatan mengajar lebih kondusif dan pada akhirnya bisa melahirkan pelajar pelajar yang kompeten menuju Indonesia emas di tahun 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini