Pemudik Terjebak Macet Parah di Tol MBZ, Arus Kendaraan Padat Merayap
Jakarta, Ekoin.co – Kemacetan panjang dan kepadatan lalu lintas (lalin) kendaraan terjadi di jalan layang Tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) saat puncak arus mudik lebaran 2026. Arus kendaraan padat merayap dan tersendat-sendat.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho menyebut kepadatan kendaraan atau kemacetan panjang karena ada kendaraan yang bermasalah, dan ada pemudik yang beristirahat di bahu jalan.
“Biasanya ada kendaraan yang trouble. Yang kemarin ada yang olinya itu sampai habis, kita bantu juga. Ini menyebabkan perlambatan,” kata Irjen Agus sehabis pelepasan mudik gratis Polri Presisi 2026 di Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).
Selain itu perlambatan kendaraan karena ada yang kecelakaan ringan hingga pengemudi yang letih dan berhenti di bahu jalan. Jadi perlambatan arus lalu lintas itu bersifat sementara dan terus ditangani petugas.
Irjen Agus menuturkan bahwa petugas Polri terus berada di lapangan untuk mengamankan situasi mudik Lebaran 2026. Selain itu, sebanyak 42% dari jumlah prediksi kendaraan pemudik telah meninggalkan Jakarta.
“Sudah hampir 42% yang sudah meninggalkan Jakarta,” kata Irjen Agus di Command Center Km 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara, Kamis (19/3/2026).
Irjen Agus menyebutkan puncak arus mudik 2026 telah terjadi pada Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis (19/3). Korlantas Polri terus bersiaga atas kendaraan yang masih belum meninggalkan Jakarta.
“Kalau arus puncaknya mudik (Rabu) malam ini, kemungkinan besok kami tetap juga harus mengantisipasi. Karena kalau dilihat dari persentasenya kan masih ada 51% atau 50 lebih persen,” ujarnya.
Persiapan juga dilakukan dalam rangka pengamanan ibadah perayaan Idul Fitri nantinya seperti salat dan malam takbiran.
“Dan itu nanti akan kita kelola dari tanggal 19, 20. Sampai nanti kita juga mempersiapkan sholat Id-nya seperti apa, takbirannya seperti apa,” tuturnya.
Adapun pada Rabu (18/3/2026) malam sekitar 250 ribu kendaraan yang keluar. Kondisi lalu lintas pada Rabu (18/3/2026) malam hingga Kamis (19/3/3026) dini hari ada kepadatan tetapi masih terkendali. (*)























Tinggalkan Balasan