EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM POLITIK
Puan Ingatkan Beban Negara dari Kepentingan Sesaat

Puan Ingatkan Beban Negara dari Kepentingan Sesaat

Puan Maharani mengingatkan kepentingan sesaat dapat berisiko menjadi beban negara. DPR menegaskan setiap kebijakan pembangunan harus berorientasi rakyat.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
17 Agustus 2025
Kategori POLITIK, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung soal kebijakan yang hanya mengutamakan kepentingan sesaat dapat menjadi beban negara di masa depan. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-1 Tahun Sidang 2025/2026 sekaligus Penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, Puan memperlihatkan foto kereta cepat atau Whoosh sebagai simbol pembangunan nasional.
Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN di sini.

Beban Negara dalam Proyek Kereta Cepat

Puan menekankan bahwa pembangunan tidak bisa dianggap sebagai proses instan. Menurutnya, tidak semua hasil pembangunan dapat langsung dirasakan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa konsistensi dan kesinambungan kebijakan adalah kunci agar hasil pembangunan memberi manfaat jangka panjang.

“Kebijakan yang hanya berorientasi pada kepentingan sesaat, sebesar apa pun tampaknya hari ini baik, akan tetapi dapat berisiko menjadi beban negara di masa depan,” ujar Puan.

Pernyataan itu disampaikan dengan merujuk pada proyek kereta cepat Whoosh, yang resmi beroperasi sejak 2 Oktober 2023. Proyek ini mengalami pembengkakan biaya (cost overrun) mencapai 1,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 19,54 triliun. Untuk menutup biaya tambahan tersebut, pemerintah mendapat pinjaman dari China Development Bank (CDB) senilai 230,99 juta dollar AS dan 1,54 miliar renminbi, total setara Rp 6,98 triliun.

Konsistensi Pembangunan dan Tanggung Jawab DPR

Puan menegaskan DPR RI bersama pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap kebijakan negara dirancang dengan cermat. Menurutnya, seluruh kebijakan baik dalam politik hukum, pertahanan, pembangunan, maupun anggaran, harus memperhitungkan manfaat dan risiko jangka pendek serta jangka panjang.

Berita Menarik Pilihan

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

PKB Kunci Dukungan Prabowo Dua Periode, Kursi Cawapres 2029 Masih Jadi Teka-Teki

“Setiap kebijakan harus berorientasi sepenuhnya pada kepentingan rakyat, bukan semata pada kepentingan sektoral atau kepentingan jangka pendek,” tegas Puan.

Proyek kereta cepat sendiri dibangun pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dengan kecepatan operasi lebih dari 250 km/jam, moda transportasi ini menjadi simbol modernisasi transportasi Indonesia. Namun, pembengkakan biaya menjadi catatan penting dalam evaluasi keberlanjutan pembangunan.

Puan menambahkan, kesinambungan pembangunan hanya dapat dicapai jika setiap kebijakan dirancang dengan visi jangka panjang. Ia menekankan agar perencanaan pembangunan tidak hanya fokus pada pencitraan politik, melainkan pada kesejahteraan rakyat secara menyeluruh.

Dalam konteks RAPBN 2026, Puan juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran secara bijak. Ia berharap penyusunan anggaran benar-benar diarahkan untuk mendukung kesejahteraan rakyat, bukan sekadar untuk proyek yang berisiko menjadi beban negara di masa depan.

Puan mengingatkan bahwa rakyat menaruh harapan besar kepada DPR dan pemerintah agar setiap kebijakan pembangunan memberikan manfaat nyata. Ia menyebut, evaluasi menyeluruh sangat diperlukan dalam menghindari kebijakan jangka pendek yang merugikan.

Sebagai penutup, Puan menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari simbol megah semata. Ia mengajak seluruh pihak untuk memastikan agar setiap kebijakan pembangunan tidak menjadi beban negara, melainkan pendorong kemajuan bangsa.

Pernyataan Puan Maharani di rapat paripurna DPR RI menegaskan pentingnya konsistensi pembangunan nasional. Ia mengingatkan bahwa kepentingan sesaat dapat menimbulkan beban negara di kemudian hari.

Proyek kereta cepat Whoosh dijadikan contoh bagaimana pembangunan membutuhkan perencanaan matang dan pengelolaan risiko yang baik. Biaya tambahan yang besar menunjukkan perlunya kehati-hatian dalam kebijakan strategis.

DPR RI dan pemerintah diminta lebih cermat dalam menyusun kebijakan agar setiap langkah berorientasi pada kepentingan rakyat. Hal ini menjadi tanggung jawab konstitusional yang tidak bisa diabaikan.

Puan menegaskan agar pembangunan tidak hanya menjadi alat politik, melainkan fondasi untuk kesejahteraan jangka panjang. Visi berkesinambungan sangat diperlukan untuk memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Dengan demikian, pesan Puan menjadi peringatan agar kebijakan pembangunan ke depan tidak menjadi beban negara, melainkan jalan menuju kemajuan bangsa. (*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: beban negaraDPRkereta cepatpembangunanPuan MaharaniRAPBN
Post Sebelumnya

Prabowo Targetkan IKN Rampung Tiga Tahun

Post Selanjutnya

Pajak Rakyat Naik, DPR Panen Besar Kinerja DPR Dipertanyakan

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia saat memberikan arahan dalam acara sosialisasi Empat Pilar di DPP Golkar, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Sebut Golkar Mirip Partai Sosialis, Bahlil Lahadalia Sentil Monopoli Izin Tambang ‘Orang Jakarta’

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pernyataan Bahlil dibaca sebagai sinyal penguatan agenda desentralisasi ekonomi dan keberpihakan pada pemerataan pembangunan, sekaligus menempatkan Golkar sebagai partai yang...

Ketua DPP PKB Saiful Huda

PKB Kunci Dukungan Prabowo Dua Periode, Kursi Cawapres 2029 Masih Jadi Teka-Teki

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Menurut Huda, perhatian PKB saat ini tertuju pada agenda strategis ekonomi yang disebut sebagai penguatan “ekonomi konstitusi”, terutama implementasi Pasal...

Tangkapan Layar Suasana jalan protokol yang dipenuhi atribut partai bersamaan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban baliho yang merusak pemandangan kota. Konsistensi penegakan aturan tata ruang kini menjadi sorotan publik demi mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih asri. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Prabowo Sentil Baliho ‘Perusak’ Estetika Kota, Netizen Sindir Lautan Bendera Gerindra di Jalanan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Perdebatan kemudian bergeser pada isu standar penertiban. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan apakah aturan estetika kota akan diterapkan merata, baik...

Ketua Pengadilan Depok dan Juru Sita Ikut Diamankan KPK

Tujuh Orang Terjaring OTT KPK, Ketua PN Depok hingga Direktur PT KRB

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Sebanyak tujuh orang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis malam di Kota Depok....

Post Selanjutnya
Pajak Rakyat Naik, DPR Panen Besar Kinerja DPR Dipertanyakan

Pajak Rakyat Naik, DPR Panen Besar Kinerja DPR Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.