EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM POLITIK
Was-was Ganti Sistem Pilkada 

Was-was Ganti Sistem Pilkada 

Erwin C. Sihombing oleh Erwin C. Sihombing
15 Januari 2026
Kategori POLITIK
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ekoin.co – Upaya pemerintah dengan dukungan mayoritas fraksi di parlemen mengubah sistem pilkada langsung menjadi perwakilan boleh jadi berjalan mulus. Kendati pilkada tak langsung pernah diterapkan, model tersebut menuai reaksi kontra dari publik untuk diterapkan sekarang ini.

Profesor riset BRIN, Lili Romli meminta penolakan publik dicermati oleh pemerintah dan fraksi-fraksi di DPR. Sejauh ini Golkar, Gerindra, PKB dan Demokrat mendukung wacana pilkada tak langsung.

PKS dan PAN masih mengkaji sedangkan PDIP menjadi satu-satunya partai yang secara terbuka menolak.

“Jika memang semua partai koalisi solid mengusung pilkada lewat DPRD, tentu akan berjalan mulus karena kalau pun voting, suara PDIP tidak signifikan,“ kata Romli, di Jakarta, yang dikutip Kamis (15/1).

Keinginan pemerintah mengubah model pilkada langsung telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto ketika menanggapi usulan Ketum Golkar Bahlil Lahadalia dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, 5 Desember 2025. Hampir seluruh fraksi pendukung pemerintah di DPR mendukung wacana itu.

Berita Menarik Pilihan

Konflik Agraria dan Ketidakpastian Hukum, Menteri ATR Nusron Akhirnya Buka Kartu

Sebut Alat Bukti Lemah, Tim Hukum Roy Suryo Prediksi Jaksa Bakal Tolak Berkas Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Menurut Romli, pemerintah perlu membaca dinamika yang berkembang merespons wacana tersebut. Pasalnya, banyak data yang menunjukkan wacana mengganti pilkada langsung tak mendapat dukungan publik.

“Saya kira partai koalisi dan pemerintah harus memperhatikan juga suara publik. Berbagai jajak pendapat, mayoritas publik menginginkan pilkada langsung. Tentu ini harus menjadi perhatian,” pintanya.

Romli mengakui pelaksanaan pilkada langsung memiliki banyak kelemahan. Namun mengubah total sistem yang berlaku sejak 2005 terlalu riskan dilakukan sekarang ini mengingat derasnya penolakan masyarakat. Dengan begitu dirinya meminta pemerintah untuk melakukan kajian mendalam terlebih dulu.

Dirinya mengusulkan model pilkada asimetris. Artinya hanya daerah tertentu saja yang menerapkan sistem pilkada melalui DPRD.

Namun dia mengingatkan pula pentingnya kajian mendalam untuk menetapkan indikator wilayah yang layak melaksanakan pilkada tak langsung.

“Untuk pilkada asimetris ini perlu kajian membuat indikator yang tepat bagi daerah pilkada langsung atau tidak langsung. Bisa saja seperti wilayah provinsi karena sebagai wakil pemerintah pusat, pilkada tidak langsung melalui DPRD. Begitu juga dengan daerah-daerah yang masuk tertinggal, bisa pilkada via DPRD,” tuturnya. (*)

Tags: BRINGanti SistemGolkarPDIPPilkadaRomliSejumlah Partai PolitikWas-was
Post Sebelumnya

Gol Esposito Antarkan Inter Milan Tekuk Lecce 1-0

Post Selanjutnya

Rakernas II 2026 Empat Organisasi Berkuda, Pordasi Pacu Hasilkan 9 Kesepakatan

Erwin C. Sihombing

Erwin C. Sihombing

Berita Terkait

Konflik Agraria dan Ketidakpastian Hukum, Menteri ATR Nusron Akhirnya Buka Kartu

Konflik Agraria dan Ketidakpastian Hukum, Menteri ATR Nusron Akhirnya Buka Kartu

oleh Iwan Purnama
23 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co – Masalah pertanahan di dalam kawasan hutan kembali menjadi sorotan serius. Ribuan desa yang terlanjur hidup dan berkembang...

Anggota tim hukum Roy Suryo, Abdul Ghafur Sangadji, saat memberikan keterangan kepada media di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Sebut Alat Bukti Lemah, Tim Hukum Roy Suryo Prediksi Jaksa Bakal Tolak Berkas Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
22 Januari 2026
0

Tim hukum meyakini bahwa standar pembuktian yang digunakan terhadap Roy Suryo Cs seharusnya tidak berbeda dengan apa yang mendasari terbitnya...

Organisasi BPIKPNPARI menyampaikan laporan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia terkait dugaan kurangnya keterbukaan dalam pelaksanaan seleksi tersebut, Rabu (21/1/2026).

Seleksi JPT Kabupaten Serang Dilaporkan ke Kejaksaan Agung, BPIKPNPARI Minta Transparansi

oleh Noval Verdian
22 Januari 2026
0

“Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi seharusnya dilaksanakan secara terbuka, profesional, dan dapat diawasi publik. Ketika akses informasi terbatas, wajar jika muncul...

Kolase lima sosok perempuan yang kerap disebut dalam isu dan pemberitaan publik terkait kehidupan keluarga Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Hingga kini, sebagian status hubungan tersebut masih menjadi perbincangan dan menunggu klarifikasi resmi.

Heboh Video Menikah di Malaysia, Inilah Deretan 5 Wanita di Pusaran Hidup Gubernur Aceh Mualem

oleh Hasrul Ekoin
21 Januari 2026
0

Di tengah derasnya spekulasi, Mualem kembali diuji—bukan hanya soal kepemimpinan di pemerintahan, tetapi juga tentang batas antara ranah privat dan...

Post Selanjutnya
Rakernas II 2026 Empat Organisasi Berkuda, Pordasi Pacu Hasilkan 9 Kesepakatan

Rakernas II 2026 Empat Organisasi Berkuda, Pordasi Pacu Hasilkan 9 Kesepakatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.