EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS KEUANGAN
BI Catat Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 423,8 Miliar

BI Catat Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi US$ 423,8 Miliar

Ainurrahman oleh Ainurrahman
17 Januari 2026
Kategori KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Bank Indonesia (BI) merilis jumlah Utang Luar Negeri Indonesia pada November 2025 tercatat sebesar US$ 423,8 miliar. Ini lebih rendah dibandingkan dengan posisi Oktober 2025 yang sebesar US$424,9 miliar.

“Secara tahunan, ULN Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 0,2% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,5% (yoy), dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dikutip dari rilis BI, Sabtu (17/1).

BI juga mencatat posisi Utang Luar Negeri Indonesia pada November 2025 sebesar US$ 209,8 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya sebesar 210,5 miliar dolar AS.

Secara tahunan, kata Ramdan, pertumbuhan ULN pemerintah melambat dari 4,7% (yoy) pada Oktober 2025 menjadi 3,3% (yoy) pada bulan November 2025.

“Perkembangan posisi ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi pergerakan kepemilikan surat berharga negara seiring dengan tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” ujar Ramdan.

Berita Menarik Pilihan

BI Catat Penyaluran Kredit Baru Meningkat di Triwulan IV, 2026 Lebih Tinggi

BI Terus Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah, Khawatir Terdampak Ketidakpastian Global

BI melihat, sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Utang Luar Negeri tetap dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel, dengan pemanfaatan yang terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas guna menjaga keberlanjutan fiskal serta memperkuat perekonomian nasional.

Lebih jauh dikatakan Ramdan, berdasarkan sektor ekonomi, Utang Luar Negeri pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,2% dari total ULN pemerintah), Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (19,7%), Jasa Pendidikan (16,4%), Konstruksi (11,7%), serta Transportasi dan Pergudangan (8,6%).

“Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99% dari total ULN pemerintah,” papar Ramdan.

Sementara untuk posisi Utang Luar Negeri swasta tercatat sebesar US$191,2 miliar dolar pada November 2025, menurun dibandingkan dengan posisi Oktober 2025 sebesar 191,7 miliar dolar AS. Namun secara tahunan, Utang Luar Negeri swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,3% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 1,5% (yoy).

“Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh lebih rendahnya kontraksi ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (non financial corporations), yang tercatat sebesar 0,4% (yoy),” papar Ramdan.

Berdasarkan sektor ekonomi, Utang Luar Negeri swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan; Jasa Keuangan dan Asuransi; Pengadaan Listrik dan Gas; serta Pertambangan & Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,5% terhadap total ULN swasta. (*)

Tags: 8 miliarBIindonesiaUS$ 423utang luar negeriUtang Turun
Post Sebelumnya

Perpol Nomor 10 Tahun 2025: Ketika Konstitusi Dikhianati atas Nama Kekuasaan

Post Selanjutnya

Cegah Kecelakaan, Polisi Beri Teguran Bagi Pengendara Lawan Arus di Lebak Bulus 

Ainurrahman

Ainurrahman

Berita Terkait

Triwulan IV 2025, BI: Kinerja Industri Pengolahan Meningkat, Fase Ekspansi

BI Catat Penyaluran Kredit Baru Meningkat di Triwulan IV, 2026 Lebih Tinggi

oleh Ainurrahman
22 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) merilis hasil survei penyaluran kredit perbankan pada triwulan IV 2025. Hasilnya, penyaluran kredit baru...

Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah

BI Terus Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah, Khawatir Terdampak Ketidakpastian Global

oleh Ainurrahman
22 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia akan terus memperkuat nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian keuangan dan ekonomi global. "Nilai tukar...

Dewan Gubernur BI saat mengumumkan hasil RDG BI soal BI-Rate. (Dok. Dept Komunikasi BI)

BI Putuskan BI-Rate Tetap 4,75% Demi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

oleh Ainurrahman
21 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan tetap mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility...

BI Catat Kegiatan Dunia Usaha Tetap Terjaga pada Triwulan IV 2025

BI Catat Kegiatan Dunia Usaha Tetap Terjaga pada Triwulan IV 2025

oleh Ainurrahman
20 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia merilis hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) pada triwulan IV 2025. Kegiatan dunia usaha mengindikasikan...

Post Selanjutnya
Cegah Kecelakaan, Polisi Beri Teguran Bagi Pengendara Lawan Arus di Lebak Bulus 

Cegah Kecelakaan, Polisi Beri Teguran Bagi Pengendara Lawan Arus di Lebak Bulus 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.