Misi Bangkit PSIM Yogyakarta: Jamu Bali United dalam Laga Malam Ramadan
Bantul, Ekoin.co – PSIM Yogyakarta menghadapi laga penting saat menjamu Bali United FC pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2) pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi momentum krusial bagi Laskar Mataram untuk kembali ke jalur kemenangan.
Laga tersebut juga menjadi spesial karena untuk pertama kalinya musim ini PSIM menjalani pertandingan kandang pada malam hari. Atmosfer semakin berbeda karena duel digelar di bulan Ramadan, yang menuntut pemain beradaptasi dengan kondisi fisik sekaligus menjaga fokus permainan.
PSIM datang dengan catatan kurang meyakinkan di putaran kedua. Dari empat pertandingan terakhir, tim asuhan Jean Paul Van Gastel belum meraih kemenangan dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan.
Kondisi ini membuat PSIM tertahan di posisi ketujuh klasemen dengan 32 poin, terpaut tiga angka dari Persita Tangerang di peringkat keenam yang telah memainkan satu laga lebih banyak.
Pelatih Jean Paul Van Gastel mengatakan persiapan tim berjalan normal, meski ada sejumlah penyesuaian karena jadwal pertandingan malam hari dan bulan Ramadan.
“Persiapan kami pada dasarnya sama. Namun ini pertama kalinya kami bermain pada malam hari di kandang sendiri. Ini menjadi pengalaman baru bagi tim,” ujarnya.
Menurutnya, jadwal latihan telah disesuaikan agar pemain bisa beradaptasi dengan ritme pertandingan malam. Program latihan yang biasanya digelar pagi hari kini digeser ke sore hari agar pemain yang menjalankan ibadah puasa tetap dalam kondisi optimal.
“Kami juga mengatur program pada hari pertandingan supaya pemain bisa berbuka dengan baik sebelum laga dimulai,” tambahnya.
Optimisme juga disampaikan gelandang serang Fahreza Sudin yang siap menjadi motor permainan PSIM. Pemain berusia 25 tahun itu menilai timnya telah melakukan persiapan maksimal untuk menghadapi Bali United.
“Persiapan sudah kita lakukan lewat latihan, termasuk simulasi pertandingan malam hari,” kata Fahreza.
Musim ini Fahreza menjadi salah satu pemain penting di lini tengah PSIM. Dari 21 pertandingan yang telah dilakoni timnya, ia tampil dalam 19 laga dengan total 1.308 menit bermain serta mencatatkan dua gol dan tiga assist.
Laga menghadapi Bali United menjadi kesempatan bagi PSIM untuk mengakhiri tren negatif sekaligus menjaga peluang bersaing di papan atas. Bermain di hadapan pendukung sendiri pada suasana Ramadan diharapkan menjadi energi tambahan bagi Laskar Mataram untuk meraih hasil maksimal.






















Tinggalkan Balasan