Siap Lawan Thailand, Timnas Futsal Putri Indonesia Incar Juara ASEAN 2026
Jakarta, Ekoin.co – Timnas Futsal Putri Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk berlaga pada Kejuaraan ASEAN Futsal Putri 2026 yang akan digelar di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, sepekan kedepan.
Pelatih timnas futsal putri Indonesia, Luis Estrela, menegaskan bahwa persiapan tim berjalan baik meski tanpa laga uji coba internasional.
“Kami menyelesaikan minggu keempat dari persiapan. Kami mengadakan pelatihan selama satu bulan. Kami mulai dengan 19 pemain, sekarang kami memiliki 14 pemain. Sudah persiapan yang baik, tim membaik, dan saya pikir kami siap untuk tantangan,” ujar Estrela dalam wawancara di Instagram resmi timnas futsal Indonesia, dikutip Senin (23/2).
Tergabung di Grup Neraka
Bersama Thailand dan Malaysia
Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Thailand dan Malaysia. Laga perdana akan langsung menghadirkan duel berat melawan Thailand pada Selasa (24/2) malam, sebelum menghadapi Malaysia sehari berselang.
Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Australia. Hanya juara dan runner-up grup yang berhak melaju ke semifinal yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (28/2). Partai final serta perebutan tempat ketiga akan digelar pada Senin (2/3).
Bawa 14 Pemain Terbaik
Untuk turnamen ini, Estrela membawa 14 pemain terbaiknya, di posisi kiper terdapat Riska Aprilia dan Fitry Amelya. Posisi anchor diisi Novita Murni Piranti, Diah Tri Lestari, serta Nizrina Fauziah Permana.
Sementara di sektor flank, Indonesia mengandalkan Marsya Aulia Nurhalisa, Quisepina Anastasia T. Olin, Dhea Febrina Bangun, Fitri Rosdiana, Fitri Sundari, dan Ikeu Rosita.
Adapun posisi pivot dipercayakan kepada Insyafadya Salsabillah, Agnes Matulapelwa, dan Nisma Francida Rusdiana.
Minim Uji Coba, Bukan Alasan
Estrela mengakui persiapan tim kali ini tidak sepenuhnya ideal karena tak memiliki pertandingan persahabatan. Beberapa pemain juga sempat mengalami gangguan kesehatan ringan.
“Saya pikir penting untuk mengetahui bahwa kali ini kami tidak memiliki pertandingan persahabatan yang ingin kami siapkan. Kami memiliki beberapa pemain yang minggu ini harus pulih untuk beberapa masalah, tentang flu,” jelasnya.
Namun, pelatih asal Portugal itu menegaskan kondisi tersebut bukan penghalang.
“Tapi tak ada alasan, kami sudah siap untuk menghadapi tantangan dan saya sangat senang dengan kerja tim saya,” tegasnya.
Indonesia datang ke turnamen ini dengan modal positif setelah mencetak sejarah dengan meraih medali perak pada SEA Games 2025. Saat itu, Garuda Pertiwi sukses menembus final usai menyingkirkan Thailand, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Vietnam di partai puncak.
Kini, di panggung ASEAN 2026, Garuda Pertiwi bertekad melangkah lebih jauh dan mengukuhkan diri sebagai kekuatan baru futsal putri kawasan.






















Tinggalkan Balasan