Unggah Foto Bikini Saat Ramadan, Azizah Salsha Dihujani Kritik Warganet
Jakarta, Ekoin.co – Nama Azizah Salsha kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah unggahan terbarunya di Instagram memicu perdebatan warganet.
Selebgram yang akrab disapa Zize itu menuai kritik usai membagikan foto dirinya mengenakan busana terbuka di tengah bulan suci Ramadan.
Penampilan mantan istri pesepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan, tersebut dinilai sebagian netizen terlalu terbuka, terlebih di momen yang identik dengan suasana religius dan pengendalian diri.
Unggahan yang dipublikasikan pada 3 Maret 2026 itu menampilkan Azizah Salsha tengah berada di sebuah pantai dengan latar langit cerah dan hamparan laut biru.
Dalam foto tersebut, ia mengenakan bikini berwarna putih yang dipadukan dengan outer tipis berwarna senada.
Outer transparan yang dikenakan tetap memperlihatkan bagian atas tubuhnya, sementara celana pendek putih se-paha memberikan kesan santai khas suasana liburan di pantai.
Rambut panjangnya dibiarkan tergerai dan tampak tertiup angin laut, menciptakan kesan natural.
Pose yang diambil memperlihatkan dirinya berdiri menghadap kamera dengan ekspresi tenang, seolah menikmati suasana pantai.
“At ease (kenyamanan),” tulis Azizah dalam keterangan unggahan tersebut.
Namun alih-alih menuai pujian, kolom komentar unggahan tersebut justru dipenuhi kritik dari sejumlah warganet. Banyak yang menilai waktu unggahan tersebut kurang tepat karena bertepatan dengan bulan Ramadan.
“Apa pantas posting kayak begini di bulan Ramadan, mbak,” tulis seorang netizen.
“Untuk menghargai bulan suci Ramadan setidaknya tahan dulu lah buat posting foto seperti ini,” komentar lainnya.
Meski demikian, sebagian pengikutnya tetap memberikan dukungan dan menganggap unggahan tersebut sebagai bagian dari kebebasan berekspresi di media sosial.
Hingga kini, Azizah Salsha belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang diarahkan kepadanya.
Peristiwa ini kembali menyoroti dinamika antara kehidupan pribadi figur publik dan ekspektasi sosial yang berkembang di masyarakat, khususnya dalam momentum keagamaan seperti Ramadan.























Tinggalkan Balasan