Ancol Kembali Jadi Arena Dunia, Indonesia Siap Gelar International Jetsport World Series 2026
Jakarta, Ekoin.co – Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan jetski kelas dunia. Indonesia Jetsport & Boating Association (IJBA) memastikan ajang International Jetsport World Series 2026 akan digelar di kawasan Ancol, Jakarta, pada Agustus mendatang.
Ketua Umum IJBA, Saiful Sutan Aswar, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dirancang lebih besar dan meriah dibanding edisi sebelumnya yang terakhir kali berlangsung di Indonesia pada 2019.
Menurut Saiful, kejuaraan dunia jetski kali ini tidak hanya menitikberatkan pada kompetisi olahraga, tetapi juga memperluas eksposur internasional bagi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga air bergengsi.
“Kejuaraan Dunia Jetsport kali ini kami rancang sebagai ajang besar dengan eksposur yang lebih luas, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia layak menjadi tuan rumah World Series jetski,” ujar Saiful dalam keterangannya, Kamis (5/3).
IJBA menargetkan peningkatan promosi melalui media digital baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat citra Indonesia sebagai salah satu destinasi utama penyelenggaraan event jetski kelas dunia.
Ia menilai euforia penyelenggaraan pada 2019 belum sepenuhnya menegaskan posisi Indonesia sebagai tuan rumah tetap kejuaraan internasional jetski. Karena itu, penyelenggaraan pada 2026 diharapkan menjadi momentum pembuktian.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa Indonesia adalah tempat yang layak untuk kejuaraan dunia. Harapannya tidak hanya tahun 2026, tetapi bisa digelar setiap tahun di sini,” katanya.
International Jetsport World Series 2026 akan mempertandingkan enam kelas utama, di antaranya Pro Runabout GP, Pro Ski GP, Freestyle Show, Women Pro Class, dan Team World Challenge. Atlet dari berbagai negara dipastikan ambil bagian dalam ajang tersebut.
Selain sisi kompetitif, IJBA juga menargetkan dampak ekonomi melalui penguatan konsep sport tourism. Kawasan Ancol dinilai memiliki infrastruktur dan daya tarik wisata yang mendukung penyelenggaraan event internasional.
“Tidak hanya olahraga, tetapi juga potensi pariwisata Indonesia yang bisa mendorong pertumbuhan sport tourism,” kata Saiful.
Setelah kejuaraan dunia tersebut, IJBA juga berencana menggelar kejuaraan nasional guna memberi ruang bagi atlet jetski Indonesia untuk terus berkembang dan bersaing di level internasional.
Indonesia sendiri akan menurunkan atlet-atlet terbaiknya, termasuk dua juara dunia jetski, Aero Aswar dan Aqsa Aswar, yang juga merupakan peraih medali emas pada ajang SEA Games dan Asian Games.
Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Ismail Ning, menyambut positif kembalinya kejuaraan dunia jetsport ke Indonesia setelah tujuh tahun.
“Ini menunjukkan bahwa kita memiliki arena jetski yang sangat baik dan perlu dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Ismail.
Ia berharap Indonesia tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga mampu menunjukkan dominasi di arena sendiri.
“Ketika ikut bertanding, jangan sekadar meramaikan saja, tetapi harus mampu menjuarainya,” tegasnya.
Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta kehadiran atlet-atlet berprestasi, IJBA optimistis International Jetsport World Series 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga panggung pembuktian bahwa Indonesia merupakan salah satu kekuatan utama jetsport dunia.






















Tinggalkan Balasan