Dipanggil Lagi ke Timnas, Hokky Caraka Siap Buktikan Ketajaman di FIFA Series 2026

Dalam ajang FIFA Series 2026, Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team pada 27 Maret, sebelum melawan Bulgaria atau Kepulauan Solomon pada 30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Danang F Pradhipta Hasrul Ekoin
Penyerang Persita Tangerang, Hokky Caraka, saat beraksi di kompetisi domestik. Performa impresifnya musim ini membawa Hokky kembali masuk dalam skuad sementara Timnas Indonesia asuhan John Herdman untuk ajang FIFA Series 2026 setelah absen hampir satu tahun dari level senior. (Foto: Ist/Ekoin)

Jakarta, Ekoin.co — Penyerang Hokky Caraka mengaku bangga kembali mendapat kepercayaan memperkuat Timnas Indonesia setelah namanya masuk dalam daftar 41 pemain skuad sementara yang dipanggil pelatih baru John Herdman untuk menghadapi ajang FIFA Series 2026 pada akhir Maret mendatang.

Striker milik Persita Tangerang itu menegaskan siap memberikan kemampuan terbaiknya jika dipercaya masuk skuad final tim Garuda.

“Senang bisa mendapat kepercayaan untuk bergabung dengan skuad Garuda,” ujar Hokky, dikutip dari laman resmi klub, Selasa.

Performa Hokky meningkat

Pemanggilan Hokky tidak lepas dari performanya yang kembali menanjak bersama Pendekar Cisadane musim ini. Penyerang berusia 21 tahun tersebut telah mencatatkan empat gol dan satu assist dari 22 pertandingan, dengan 18 di antaranya dimainkan sebagai starter.

Catatan itu menyamai torehan terbaik Hokky di kasta tertinggi sepak bola Indonesia saat masih membela PSS Sleman pada musim 2023/2024, ketika ia mencetak empat gol dari 27 pertandingan.

Hokky menegaskan bahwa kesempatan kembali membela timnas menjadi motivasi besar baginya.

“Saya akan memberikan yang terbaik di setiap kesempatan yang datang. Saya sangat bangga bisa membela Indonesia untuk menghadapi negara-negara besar di ajang FIFA Series 2026,” kata dia.

Menunggu hampir setahun kembali ke timnas

Pemanggilan kali ini mengakhiri penantian Hokky hampir satu tahun untuk kembali memperkuat timnas senior.

Pemain yang telah mengoleksi 10 caps dan dua gol tersebut terakhir kali tampil bersama tim Garuda pada ajang Piala AFF 2024 di penghujung masa kepelatihan Shin Tae-yong.

Saat kursi pelatih timnas sempat dipegang Patrick Kluivert, Hokky tidak masuk dalam delapan pertandingan timnas senior dan lebih sering dipercaya memperkuat tim kelompok usia Indonesia, seperti U-22 dan U-23.

PSIM bangga Cahya Supriadi dipanggil

Selain Hokky, kiper Cahya Supriadi juga masuk dalam daftar skuad sementara timnas. Pemanggilan pemain milik PSIM Yogyakarta itu disambut bangga oleh manajemen klub.

Manajer PSIM, Razzi Taruna, mengatakan pemanggilan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap perkembangan pemain mereka.

“Mewakili manajemen PSIM, saya merasa sangat bangga dengan pemanggilan Cahya ke dalam provisional squad Tim Nasional Indonesia,” ujar Razzi.

Menurutnya, keberadaan Cahya di daftar awal timnas juga menjadi kebanggaan bagi PSIM yang baru kembali berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Persaingan ketat di posisi penjaga gawang

Di timnas, Cahya harus bersaing dengan sejumlah kiper lain untuk memperebutkan tempat di skuad akhir, di antaranya Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, dan Ernando Ari Sutaryadi.

Biasanya hanya tiga penjaga gawang yang akan masuk dalam daftar pemain untuk pertandingan resmi.

Dalam ajang FIFA Series 2026, Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team pada 27 Maret, sebelum melawan Bulgaria atau Kepulauan Solomon pada 30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Musim ini, Cahya tampil cukup konsisten bersama PSIM dengan mencatatkan delapan clean sheet dari 22 pertandingan. Kiper berusia 23 tahun itu juga bukan wajah baru di timnas karena telah mengoleksi tiga caps di level senior serta 21 caps di berbagai kelompok usia Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini