Southampton Singkirkan Fulham di Piala FA Lewat Eksekusi Penalti di Menit Akhir
London, Ekoin.co — Southampton mencatat kemenangan mengejutkan dengan menyingkirkan Fulham dari ajang Piala FA setelah menang 1-0 pada pertandingan putaran kelima yang berlangsung di Stadion Craven Cottage, London, Minggu (8/3/2026) waktu setempat. Gol tunggal kemenangan tim tamu tercipta melalui eksekusi penalti Ross Stewart pada menit ke-90.
Pertandingan tersebut mempertemukan Fulham yang berkompetisi di Liga Primer Inggris dengan Southampton yang saat ini bermain di Championship. Meskipun secara level kompetisi berbeda, tim tamu mampu memanfaatkan peluang krusial pada akhir laga untuk memastikan tiket ke babak berikutnya.
Laga berlangsung ketat sejak awal dengan kedua tim berupaya menciptakan peluang. Fulham mencoba mengendalikan permainan di hadapan pendukung sendiri, sementara Southampton mengandalkan serangan balik cepat. Hingga sebagian besar waktu pertandingan berjalan, tidak ada gol yang tercipta dari kedua tim.
Momentum penentu terjadi pada menit ke-90 ketika gelandang Southampton, Finn Azaz, melakukan penetrasi ke area pertahanan Fulham. Dalam situasi tersebut, Azaz berhasil menjaga posisinya tetap onside sebelum akhirnya dijatuhkan oleh bek Fulham, Joachim Andersen, di dalam kotak penalti.
Wasit kemudian menunjuk titik putih setelah pelanggaran tersebut. Penyerang Southampton, Ross Stewart, maju sebagai algojo. Ia melepaskan tendangan penalti rendah dan keras yang gagal dihentikan kiper Fulham, Benjamin Lecomte. Gol tersebut memastikan kemenangan Southampton sekaligus memicu selebrasi para pemain serta pendukung tim tamu.
Pelatih Fulham, Marco Silva, menjelaskan bahwa dirinya bertanggung jawab atas keputusan melakukan rotasi besar pada susunan pemain dalam pertandingan tersebut. Ia melakukan sembilan perubahan pada tim utama dibandingkan laga sebelumnya di Liga Primer Inggris.
Silva mengatakan rotasi dilakukan karena jadwal pertandingan yang padat dalam beberapa pekan terakhir. “Ketika Anda melakukan sembilan perubahan, itu adalah keputusan saya dan saya bertanggung jawab atasnya. Saya adalah manajer tim,” kata Silva.
Ia menambahkan bahwa jadwal pertandingan yang berlangsung dalam rentang waktu singkat menjadi salah satu alasan utama perubahan komposisi pemain. “Kami bermain Minggu, Rabu, lalu Minggu lagi. Jika kami mengatakan para pemain ini tidak cukup baik untuk memenangkan pertandingan piala, maka kami harus mencari solusi lain,” ujarnya.
Silva juga menolak menyalahkan keputusan kontroversial terkait gol Fulham yang sempat dianulir pada babak pertama. Menurutnya, membahas kejadian tersebut bukan solusi atas kekalahan timnya.
“Saya tidak akan mengambil arah itu. Membicarakan momen itu bagi saya hanya mencari alasan,” kata pelatih asal Portugal tersebut.
Ia menilai performa Fulham secara keseluruhan berada di bawah standar yang diharapkan. Karena itu, evaluasi menyeluruh diperlukan agar timnya dapat kembali tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
“Kami harus memahami bahwa ini adalah sore yang sangat buruk. Dalam sepak bola segala sesuatu bisa terjadi, tetapi ini lebih dari itu. Kami harus melihat lebih dalam karena performa kami tidak cukup baik,” ujar Silva.
Sementara itu, pelatih Southampton, Tonda Eckert, menyambut kemenangan timnya dengan penuh antusias. Ia menilai hasil tersebut menjadi momentum penting bagi tim untuk melanjutkan perjalanan di turnamen tertua di dunia tersebut.
Eckert juga mengingatkan para pemainnya untuk mempertahankan semangat setelah keberhasilan menyingkirkan klub Liga Primer Inggris.
“Penting bagi kalian merasakan bagaimana rasanya memenangkan pertandingan seperti ini. Kami harus terus melaju dan tidak berhenti,” kata Eckert kepada para pemainnya.
Ia juga menyinggung makna historis perjalanan Southampton di Piala FA musim ini. Menurutnya, klub tersebut sedang memperingati 50 tahun keberhasilan mereka menjuarai kompetisi tersebut pada 1976.
Pada pertandingan di Craven Cottage itu, para pemain Southampton mengenakan seragam khusus untuk memperingati momen bersejarah tersebut. Eckert mengatakan dukungan besar dari para pendukung juga memberikan motivasi tambahan bagi tim.
“Ketika kami datang dengan bus dan melihat jalan dipenuhi pendukung Southampton, Anda bisa merasakan betapa pentingnya pertandingan ini bagi klub,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Southampton melaju ke babak berikutnya Piala FA. Di sisi lain, Fulham harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi tersebut dan kembali fokus pada pertandingan Liga Primer Inggris, termasuk laga berikutnya melawan Nottingham Forest. ()























Tinggalkan Balasan