Kasus Kekerasan Anak Capai 2.706, Kapolda Metro Jaya Luncurkan Forum Sekolah Aman

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga dari berbagai potensi gangguan keamanan. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus mampu memberikan rasa aman agar para pelajar dapat berkembang secara optimal.
Aminuddin Sitompul Hasrul Ekoin
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri. Foto: Istimewa

Jakarta, Ekoin.co — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) sebagai upaya memperkuat pencegahan perundungan, deteksi dini, serta penyelesaian berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

Peluncuran program tersebut digelar pada Rabu (11/3/2026) dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur kewilayahan, pihak sekolah, hingga para pelajar.

Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi wujud sinergi bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan sekolah agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar mengajar.

Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa sekolah dan madrasah merupakan tempat tumbuhnya generasi penerus bangsa yang harus dijaga dari berbagai potensi gangguan keamanan. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus mampu memberikan rasa aman agar para pelajar dapat berkembang secara optimal.

Peluncuran FKPMS dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang muncul di lingkungan pendidikan, seperti perundungan, kekerasan, pelecehan, tawuran pelajar, pengaruh negatif media sosial, hingga perilaku menyimpang akibat tekanan sosial di kalangan remaja.

Sepanjang tahun 2025, Polda Metro Jaya mencatat penanganan sekitar 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Jakarta. Data tersebut menunjukkan bahwa perlindungan terhadap anak masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu dari berbagai pihak.

“Kehadiran FKPMS merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Forum ini menjadi wadah komunikasi, koordinasi, serta pemecahan masalah secara cepat dan tepat,” ujar Irjen Pol Asep Edi Suheri.

Melalui forum tersebut, komunikasi antara pihak sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diharapkan semakin solid sehingga setiap potensi gangguan dapat dikenali sejak dini, dipetakan secara tepat, dan segera ditangani.

Kapolda juga menekankan pentingnya peran wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta para ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di Jakarta Pusat dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, dan bebas dari kekerasan maupun penyalahgunaan narkoba.

Selain dihadiri langsung oleh peserta di lokasi, peluncuran ini juga diikuti oleh 11 sekolah melalui Zoom Meeting sebagai embrio pembentukan FKPMS di wilayah Jakarta. Program tersebut diharapkan dapat diperluas dan menjadi model kolaborasi bagi sekolah-sekolah lainnya.

Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan serta menciptakan ekosistem sekolah yang aman dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini