Ustaz Khalid Basalamah: Rezeki Seret Bisa Jadi Karena Dosa dan Harta Tak Halal
Jakarta, Ekoin.co – Bulan Ramadan sering menjadi momen bagi banyak orang untuk melakukan introspeksi diri, termasuk merenungkan berbagai kesulitan hidup yang dirasakan.
Tidak sedikit orang merasa telah bekerja keras dari pagi hingga malam, namun kondisi ekonomi tetap terasa sempit dan rezeki seolah sulit datang.
Pendakwah Khalid Basalamah menjelaskan bahwa kondisi tersebut tidak selalu berkaitan dengan faktor usaha semata, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh kondisi spiritual seseorang.
Dalam sebuah ceramah yang diunggah di YouTube, ia menyampaikan bahwa dosa yang dilakukan seseorang dapat menjadi penghalang datangnya rezeki.
Menurutnya, dalam ajaran Islam terdapat hadis yang menjelaskan bahwa seseorang bisa terhalang dari rezekinya akibat kesalahan yang ia perbuat.
Ia mengibaratkan dosa seperti sumbatan yang menutup jalan keberkahan dalam kehidupan.
Karena itu, ketika seseorang merasa hidupnya terasa berat atau urusannya sering dipersulit, langkah pertama yang dianjurkan adalah memperbanyak istighfar serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Selain persoalan dosa, Ustaz Khalid juga menyinggung tentang pentingnya memastikan sumber penghasilan berasal dari cara yang halal.
Ia mengingatkan bahwa mencari harta dengan cara yang tidak dibenarkan, seperti penipuan atau praktik riba, memang bisa memberikan keuntungan secara materi, tetapi berpotensi menghilangkan keberkahan.
Menurutnya, harta yang tidak halal sering kali membawa dampak negatif dalam kehidupan, mulai dari kegelisahan hingga masalah dalam keluarga.
Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian orang yang terlalu sibuk mengejar urusan dunia sehingga mengabaikan kewajiban ibadah, seperti menunda shalat.
Padahal, dalam ajaran Islam disebutkan bahwa Allah SWT akan mencukupkan kebutuhan hamba-Nya yang mengutamakan kewajiban kepada-Nya.
Jika seseorang lebih memprioritaskan urusan dunia dan melalaikan ibadah, maka kehidupan bisa terasa semakin berat dan hati tidak pernah merasa puas dengan apa yang dimiliki.
Oleh karena itu, ia mengajak umat Islam memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta membersihkan hati dari perbuatan yang dapat menghalangi datangnya keberkahan rezeki.






















Tinggalkan Balasan