Puncak Arus Mudik Lebaran, Kendaraan Melewati GT Cikampek Utama Meningkat 201 Persen

Ainurrahman Yudi Permana

Jakarta, Ekoin.co – Kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Purwakarta, Jawa Barat, pada H-4 Lebaran 2026, meningkat drastis. Jumlah kendaraan meningkat 201 persen.

PT Jasa Marga mencatat arus mudik kendaraan ini cukup tinggi dibandingkan hari-hari normal biasa pada umumnya.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Palo mengatakan, selama waktu sif 1 pada Selasa ini, jumlah kendaraan meningkat 201 persen.

“Kalau dilihat dari shift 1 tadi saja, itu kita sudah catat sampai 25 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah timur,” kata Ria saat diwawancarai di Kantor GT Cikampek Utama.

Dia mengatakan angka kendaraan yang melintasi gerbang tol itu menuju ke arah Jawa Tengah akan terus meningkat tajam, terlebih lagi sudah ada kebijakan rekayasa lalu lintas atau one way sepenggal, yang menambah kapasitas kendaraan.

“Jadi memang one way tahap 1 ini sudah membuat volume lalu lintas menjadi bertambah banyak,” kata dia.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa pada Selasa petang, jumlah kendaraan yang melintas dalam waktu satu jam berjumlah sekitar 5.700 kendaraan. Biasanya, angka kendaraan yang melintas hanya sekitar 3.000 kendaraan.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyatakan sebanyak 40 persen pemudik asal wilayah aglomerasi Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) telah meninggalkan daerah untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Kapolda juga memprediksi puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah untuk gelombang kedua pekan ini terjadi pada malam nanti hingga esok Rabu (18/3).

“Sejak operasi Ketupat Jaya 2026 arus mudik masih cenderung ramai lancar, meski ada peningkatan. Sudah 40 persen warga Jadetabek mudik, kemungkinan puncaknya nanti malam dan besok, akan terus meningkat,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri di Cikarang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini