EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda POLKUM HUKUM
KPK Periksa Tiga Direktur Diduga Kasus Korupsi Bansos

KPK Periksa Tiga Direktur Diduga Kasus Korupsi Bansos

KPK memanggil tiga direktur utama terkait dugaan korupsi Bansos Presiden. Kerugian negara dari kasus ini mencapai Rp125 miliar.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Agustus 2025
Kategori HUKUM, POLKUM
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, EKOIN.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga direktur utama perusahaan swasta terkait dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) Presiden era pandemi Covid-19 yang merugikan negara hingga Rp 125 miliar. Langkah ini memperkuat indikasi adanya permainan kotor di balik penyaluran bantuan untuk rakyat yang terdampak krisis.
(Baca Juga : Kasus Baru Korupsi Bansos)

Ketiga pimpinan perusahaan yang diperiksa pada Senin (8/8/2025) tersebut adalah AHJ dari PT Junatama Foodia Kreasindo, UK dari PT Famindo Meta Komunika, dan TM dari PT Anomali Lumbung Artha. Pemeriksaan ini menjadi titik kunci dalam menelusuri aliran uang dan pihak-pihak yang terlibat.

KPK Telusuri Modus Pemotongan Kualitas Bansos
Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pemanggilan ini dilakukan untuk mengumpulkan keterangan mengenai dugaan pengurangan kualitas bantuan yang diberikan kepada masyarakat. “Pemeriksaan atas nama AHJ, UK, dan TM,” ujarnya saat dikonfirmasi.
(Baca Juga : KPK Bongkar Modus Korupsi)

Modus yang terungkap adalah penyunatan kualitas barang dalam paket sembako, baik dari segi berat, mutu, maupun kelengkapan. Akibatnya, bantuan yang seharusnya menjadi penopang hidup jutaan warga Jabodetabek di masa pandemi menjadi tidak layak.

Kerugian Negara Mencapai Ratusan Miliar
Dari hasil penghitungan awal, kerugian negara akibat dugaan korupsi ini mencapai Rp 125 miliar. Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara korupsi distribusi bansos di Kementerian Sosial yang sudah ditangani sebelumnya.
(Baca Juga : Kerugian Korupsi Bansos)

Berita Menarik Pilihan

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

Tunjangan Naik Berlipat-lipat, Kok Hakim Masih Tergoda ‘Uang Haram’

Pengusutan ini menunjukkan bahwa praktik lancung tersebut masih mengakar dan belum tuntas meskipun kasus sebelumnya telah diadili. Hal ini menambah panjang daftar persoalan tata kelola bansos di Indonesia.

Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memberikan lampu hijau untuk mengusut tuntas perkara ini. Pada 27 Juni 2024, Jokowi menyatakan bahwa KPK boleh memproses tanpa pandang bulu siapa pun yang terlibat dalam skandal korupsi tersebut.

Pemanggilan tiga bos perusahaan ini membuka kemungkinan terbongkarnya jaringan yang lebih luas. Publik kini menunggu apakah KPK akan berhenti di tingkat direksi atau justru menyeret nama-nama besar lain.
(Baca Juga : KPK Kejar Pelaku Korupsi Bansos)

KPK belum membeberkan secara detail materi pemeriksaan terhadap ketiga direktur utama itu. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa penyidik tengah memeriksa dokumen pengadaan dan kontrak kerja sama yang terkait distribusi bansos.

Selain itu, KPK juga mengusut kemungkinan adanya keterlibatan pihak pemerintah atau swasta lainnya yang memanfaatkan proyek bansos ini untuk keuntungan pribadi.

Masyarakat berharap, pengusutan ini tidak hanya menyasar eksekutor lapangan, tetapi juga otak di balik skema korupsi yang merugikan negara dan rakyat.
(Baca Juga : Publik Desak Tuntaskan Korupsi)


Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: bansoshukumJokowikorupsiKPKpandemi
Post Sebelumnya

Pitohui, Burung Mematikan Ditemukan di Indonesia

Post Selanjutnya

PPATK Blokir Rekening Ketua MUI Saldo Yayasan Ketua Dibekukan Minta Revisi Ulang

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

Kelabui KPK, Uang Rp850 Juta untuk Suap Hakim Dibungkus Tas Ransel Hitam

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi suap hakim PN Depok. Dua diantaranya selain...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi

Tunjangan Naik Berlipat-lipat, Kok Hakim Masih Tergoda ‘Uang Haram’

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Presiden Prabowo Subianto kecewa berat atas perilaku lancung para hakim. Tertangkanya hakim ketua dan wakil Pengadilan Negeri...

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

OTT ‘Wakil Tuhan’ terkait Kasus Sengketa Lahan antara Masyarakat vs Perusahaan Milik Kemenkeu PT Karabha Digdaya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Kasus sengketa lahan antara masyarakat dengan anak usaha milik Kementerian Keuangan menyebabkan Ketua PN Depok dan Wakilnya...

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

KPK Resmi Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok, dari Ketua PN Depok hingga Dirut PT KD

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan lima orang tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus pengurusan...

Post Selanjutnya
PPATK Blokir Rekening Ketua MUI Saldo Yayasan Ketua Dibekukan Minta Revisi Ulang

PPATK Blokir Rekening Ketua MUI Saldo Yayasan Ketua Dibekukan Minta Revisi Ulang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.