EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
Pitohui, Burung Mematikan Ditemukan di Indonesia

Pitohui, Burung Mematikan Ditemukan di Indonesia

Pitohui ditemukan di Indonesia dengan racun mematikan. Peneliti harus berhati-hati saat berinteraksi dengan Pitohui.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
11 Agustus 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

PANGKEP, EKOIN.CO – Burung Pitohui, yang dikenal sebagai salah satu burung paling mematikan di dunia, mengejutkan dunia penelitian setelah ditemukan di Indonesia. Dalam sebuah ekspedisi, seorang peneliti berbagi pengalaman menegangkan ketika harus mengambil sampel dari burung beracun ini. (Baca Juga : Burung Beracun Papua yang Menjadi Sorotan)

Proses interaksi dengan Pitohui tidak bisa dilakukan sembarangan. Burung ini menyimpan racun kuat pada bulu dan kulitnya yang dapat membahayakan manusia jika tersentuh tanpa perlindungan memadai. Peneliti harus mempersiapkan peralatan khusus serta mengikuti prosedur keamanan yang ketat.

Racun Pitohui yang Mematikan

Racun Pitohui diketahui dapat menimbulkan gejala serius, mulai dari mati rasa, pusing, hingga gangguan saraf. Zat berbahaya tersebut berasal dari senyawa batrachotoxin, yang juga ditemukan pada beberapa spesies katak beracun. (Baca Juga : Penemuan Hewan Beracun di Indonesia)

Kontak langsung dengan bulu atau kulit Pitohui tanpa sarung tangan khusus dapat memicu reaksi instan. Oleh karena itu, setiap langkah penelitian harus dilakukan dengan penuh kewaspadaan dan di bawah pengawasan ahli.

Pengalaman Peneliti dengan Pitohui

Seorang peneliti yang terlibat dalam penelitian mengungkapkan, “Saat pertama kali melihatnya, saya merasa takjub sekaligus waspada. Racunnya benar-benar nyata dan membuat setiap sentuhan menjadi ancaman,” ujarnya. (Baca Juga : Wawancara Peneliti Hewan Berbahaya)

Berita Menarik Pilihan

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Pengalaman ini menunjukkan bahwa keberadaan Pitohui di Indonesia tidak hanya penting secara ilmiah, tetapi juga menantang dari sisi keselamatan. Penelitian ini menjadi pembuka jalan bagi studi lanjutan terkait keanekaragaman hayati dan potensi racun hewan di nusantara.

Hasil awal penelitian memberikan pemahaman bahwa racun Pitohui mungkin memiliki fungsi perlindungan alami terhadap predator. Temuan ini sejalan dengan teori ekologi yang menyebutkan bahwa racun sering menjadi mekanisme pertahanan dalam rantai makanan. (Baca Juga : Teori Ekologi Hewan Beracun)

Keberadaan Pitohui di Indonesia juga memperkaya daftar satwa unik di tanah air, sekaligus menjadi peringatan bahwa interaksi dengan satwa liar memerlukan pengetahuan dan prosedur tepat.

Para ilmuwan berharap studi ini dapat membantu mengidentifikasi potensi penggunaan senyawa racun Pitohui di bidang farmasi, namun risikonya tetap menjadi perhatian utama. (Baca Juga : Racun Hewan untuk Riset Farmasi)

Hingga kini, penelitian mengenai Pitohui masih terus berlanjut. Para peneliti memprioritaskan keselamatan dengan menggunakan peralatan pelindung lengkap setiap kali mendekati burung tersebut.

Penemuan Pitohui di Indonesia menjadi bukti bahwa wilayah ini masih menyimpan banyak misteri alam yang belum sepenuhnya terungkap. Studi lanjutan diharapkan mampu menjawab pertanyaan seputar dampak ekologis dan manfaat potensial dari racun burung ini.

(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: burung beracunindonesiakeanekaragaman hayatipenelitian satwaPitohuiracun mematikan
Post Sebelumnya

Yaqut Dipanggil Lagi Dugaan Korupsi Kuota haji 2023-2024

Post Selanjutnya

KPK Periksa Tiga Direktur Diduga Kasus Korupsi Bansos

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

Pemerintah Atur Skema Belajar Selama Ramadan 2026, Fokus Karakter dan Nilai Keagamaan

oleh Iwan Purnama
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Pemerintah menetapkan pengaturan khusus pembelajaran bagi peserta didik selama Bulan Ramadan 2026 dengan menekankan penguatan nilai keagamaan,...

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Wagub Rano Ingatkan Perumda Pasar Jaya untuk Pastikan Ketahan Pangan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

oleh Ridwansyah
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Perumda Pasar Jaya. Dalam...

Post Selanjutnya
KPK Periksa Tiga Direktur Diduga Kasus Korupsi Bansos

KPK Periksa Tiga Direktur Diduga Kasus Korupsi Bansos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.