EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA NASIONAL
Dulu 97 Juta, Kini Penduduk Indonesia Naik Tiga Kali Lipat

Dulu 97 Juta, Kini Penduduk Indonesia Naik Tiga Kali Lipat

Jumlah penduduk Indonesia telah naik tiga kali lipat sejak tahun 1961, dari 97,08 juta jiwa menjadi proyeksi 284,44 juta jiwa pada 2025. Meskipun laju pertumbuhannya melambat, penambahan populasi yang signifikan setiap tahunnya menempatkan Indonesia pada periode bonus demografi, yang menawarkan peluang ekonomi besar, namun juga menuntut pemerintah untuk menyediakan lapangan kerja, pendidikan, layanan kesehatan, dan infrastruktur yang memadai.

Ray oleh Ray
12 Agustus 2025
Kategori NASIONAL, PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Berita Menarik Pilihan

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

Jakarta, EKOIN.CO – Jumlah penduduk Indonesia mengalami peningkatan signifikan sejak pertama kali sensus digelar pada tahun 1961. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan populasi negara ini telah melonjak hingga tiga kali lipat, dari 97,08 juta jiwa pada 1961 menjadi proyeksi 284,44 juta jiwa pada tahun 2025. Perjalanan pertumbuhan ini, meski lajunya mulai melambat, tetap mencatatkan penambahan puluhan juta jiwa setiap dekade.

Data BPS, yang diperoleh dari Sensus Penduduk setiap 10 tahun, memperlihatkan laju pertumbuhan tertinggi terjadi pada periode 1971–1980, mencapai 2,31%. Setelahnya, laju pertumbuhan mulai melandai, dan pada periode 2010–2020 tercatat di angka 1,25%. Meskipun demikian, jumlah absolut penambahan penduduk tetap besar. Sensus Penduduk 2020 mencatat populasi mencapai 270,20 juta jiwa, yang berarti ada penambahan sekitar 3,26 juta jiwa per tahun—jumlah yang hampir setara dengan total penduduk kota Surabaya.

Di samping itu, komposisi gender di Indonesia menunjukkan stabilitas. Sejak tahun 2020, jumlah penduduk perempuan selalu lebih banyak dari laki-laki, dengan selisih sekitar 2,7 juta orang. Data tahun 2024 menunjukkan, dari total 281,60 juta jiwa, 142,18 juta di antaranya adalah perempuan, sementara 139,41 juta adalah laki-laki.

Peningkatan populasi ini memiliki implikasi strategis, salah satunya adalah bonus demografi yang saat ini dinikmati Indonesia, di mana penduduk usia produktif mendominasi. Ini menjadi peluang besar bagi perekonomian, akan tetapi, menurut laporan BPS, peluang ini baru dapat dimanfaatkan jika diiringi dengan ketersediaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan infrastruktur yang memadai. Dengan populasi yang terus bertambah, Indonesia dihadapkan pada pekerjaan rumah untuk memastikan pertumbuhan ini berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan pangan, lapangan kerja, layanan kesehatan, dan infrastruktur perumahan akan menjadi semakin kompleks, terutama menjelang puncak bonus demografi di dekade ini, sebelum proporsi penduduk lanjut usia mulai meningkat tajam.

Tags: Badan Pusat Statistikbonus demografiBPSinfrastrukturkualitas hiduplapangan kerjapenduduk Indonesiapertumbuhan populasisensus pendudukusia produktif
Post Sebelumnya

Meresahkan Bertahun-tahun, 100 Bandit Dibom Militer Nigeria Menggunakan Jet Tempur

Post Selanjutnya

KPK Sebut 10 Agen Travel Diduga Diuntungkan Kasus Haji

Ray

Ray

Berita Terkait

Kanit Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Ari Purwanto.

Wajah Cantik Ternyata Kurir Sabu, NE Tertangkap Tangan Transaksi di Pinggir Jalan Puma Raya

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Dari tangan NE, polisi menyita sabu seberat 1,04 kilogram serta satu unit telepon seluler berikut kartu SIM yang diduga digunakan...

Kominika Pandji Pragiwaksono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: Amsi

Didampingi Haris Azhar, Pandji Pragiwaksono Datangi Polda Metro Terkait Kontroversi Stand-Up ‘Mens Rea’

oleh Aminuddin Sitompul
6 Februari 2026
0

Diketahui, Pandji kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya buntut materi stand-up comedy 'Mens Rea' yang dibawakannya. Laporan terhadap Pandji kali ini dilayangkan...

Plt. Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kg dan ganja 200 kg hasil tangkapan di jaringan Aceh-Medan, Kamis (5/2/2026). Operasi besar-besaran ini diperkirakan menyelamatkan jutaan generasi muda Indonesia dari ancaman zat adiktif. (Foto: Humas BNN RI/Ekoin.co)

Penyelundupan Narkoba Terbesar Awal 2026, Melibatkan Jaringan Lintas Negara

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

BNN memperkirakan penggagalan peredaran narkoba dalam jumlah besar ini berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya penyalahgunaan. Negara...

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

Datangi Polda Metro, Refly Harun dan Roy Suryo Cs Minta 709 Salinan Perkara Ijazah Palsu Jokowi

oleh Aminuddin Sitompul
5 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauzia Tyassuma,...

Post Selanjutnya
KPK Sebut 10 Agen Travel Diduga Diuntungkan Kasus Haji

KPK Sebut 10 Agen Travel Diduga Diuntungkan Kasus Haji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.