EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Proyek refinery development master plan (RDMP) atau rencana induk pengembangan kilang di Balikpapan, Kalimantan Timur. (Foto: Pertamina)

Proyek refinery development master plan (RDMP) atau rencana induk pengembangan kilang di Balikpapan, Kalimantan Timur. (Foto: Pertamina)

Tak Ada Lagi Solar Impor: SPBU Swasta Diminta Patuh Mulai 2026

Admin EKOIN.CO oleh Admin EKOIN.CO
21 Desember 2025
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,ekoin.co Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa seluruh badan usaha pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta di Indonesia diwajibkan menghentikan impor solar mulai tahun 2026.

Kebijakan ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai kemandirian energi dan memaksimalkan produksi bahan bakar di dalam negeri.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa penghentian impor ini berlaku menyeluruh, termasuk bagi para pemain retail BBM swasta.

Kepastian ini disampaikan dalam acara Temu Media Sektor ESDM di Jakarta, Jumat (19/12/2025) malam. Laode menekankan bahwa mulai tahun 2026, SPBU swasta harus menyerap pasokan solar dari kilang domestik, terutama untuk jenis solar CN 48.

Rencana besar ini sebelumnya telah dilaporkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Berita Menarik Pilihan

Rupiah Dekati Level Psikologis Rp 17.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Solid, Jauh dari Bayang-Bayang Krisis

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

Setidaknya ada dua pilar utama yang mendasari kebijakan ini, yaitu mulai beroperasinya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) atau pengembangan kilang di Balikpapan, Kalimantan Timur, serta implementasi mandatori program biodiesel 50 persen (B50).

Program B50 sendiri dijadwalkan mulai berjalan pada semester II tahun 2026.

Kementerian ESDM melihat peluang besar tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan nasional, tetapi juga untuk melakukan ekspor solar. Namun, Laode memberikan catatan bahwa untuk menembus pasar internasional, Indonesia harus meningkatkan standar kualitas produk kilangnya.

Solar jenis CN 51 dinilai memiliki potensi ekspor yang lebih besar dibandingkan CN 48 yang saat ini masih memiliki kandungan sulfur tinggi (di atas 2.000 ppm) dan standar Euro 4.

Menteri Bahlil Lahadalia meyakini proyek RDMP Balikpapan akan menjadi tulang punggung dalam memperkuat kedaulatan energi nasional.

Dengan kapasitas produksi yang meningkat signifikan, ketergantungan terhadap pasokan luar negeri dapat ditekan hingga titik nol. Selain itu, pengembangan bahan bakar nabati melalui B50 diharapkan mampu mengurangi defisit neraca perdagangan akibat impor energi yang selama ini menjadi beban APBN.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap ekosistem energi dalam negeri semakin kuat dan mampu memberikan dampak positif bagi stabilitas harga bahan bakar di tingkat konsumen.

Transisi dari ketergantungan impor menuju swasembada solar ini menjadi salah satu prioritas dalam peta jalan energi pemerintahan Presiden Prabowo guna memastikan ketahanan ekonomi nasional menghadapi tantangan global.

Tags: Bahlil Lahadaliabiodiesel B50ekspor solar Indonesia.ESDMimpor BBMIndonesia stop impor solar 2026kebijakan biodiesel B50kemandirian energiLaode SulaemanRDMP BalikpapanRDMP Balikpapan Bahlil Lahadaliasolar dalam negeriSPBU swastaSPBU swasta wajib beli solar lokalstop impor solar 2026
Post Sebelumnya

AJI Sentil Jenderal TNI dan Seskab: Kritik Bencana Bukan untuk Disenyapkan

Post Selanjutnya

Tak Mau Lagi Manjakan BYD dkk, Airlangga Hartarto Tegaskan Insentif Mobil Listrik Tamat di Akhir 2025

Admin EKOIN.CO

Admin EKOIN.CO

Berita Terkait

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Dekati Level Psikologis Rp 17.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Solid, Jauh dari Bayang-Bayang Krisis

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Perry menambahkan bahwa BI akan memastikan rupiah bergerak dalam koridor yang mendukung kestabilan ekonomi nasional, sekaligus memberikan kepercayaan bagi pelaku...

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

oleh Akmal Solihannoer
22 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis pagi, 22...

Pemandangan salah satu los daging di pasar tradisional Jabodetabek yang nampak sepi tanpa aktivitas perdagangan, Kamis (22/1/2026). (Ekoin.co/Ilustrasi)

Pasar Daging Jabodetabek Lumpuh: Ribuan Pedagang Mogok Massal Protes Lonjakan Harga Sapi Hidup

oleh Iwan Purnama
22 Januari 2026
0

Mereka menuntut adanya jaminan harga sapi hidup yang kompetitif agar lingkungan perdagangan kembali kondusif.

Grafis data laporan kerugian masyarakat akibat scam yang mencapai Rp 9,1 triliun berdasarkan rilis terbaru OJK dan IASC per Januari 2026. Sebanyak 397 ribu rekening telah diblokir untuk memutus rantai aliran dana hasil penipuan. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

Indonesia Darurat Penipuan Digital: Kerugian Tembus Rp 9,1 Triliun, Ratusan Ribu Rekening Diblokir IASC

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Transaksi belanja fiktif menempati posisi pertama dengan lebih dari 73 ribu laporan, diikuti panggilan palsu (impersonation), investasi bodong, lowongan kerja...

Post Selanjutnya
Selain Aion V akan ada beberapa mobil listrik Aion yang akan diproduksi lokal (Foto: Aion Indonesia)

Tak Mau Lagi Manjakan BYD dkk, Airlangga Hartarto Tegaskan Insentif Mobil Listrik Tamat di Akhir 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.