EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS EKONOMI
Selain Aion V akan ada beberapa mobil listrik Aion yang akan diproduksi lokal (Foto: Aion Indonesia)

Selain Aion V akan ada beberapa mobil listrik Aion yang akan diproduksi lokal (Foto: Aion Indonesia)

Tak Mau Lagi Manjakan BYD dkk, Airlangga Hartarto Tegaskan Insentif Mobil Listrik Tamat di Akhir 2025

Admin EKOIN.CO oleh Admin EKOIN.CO
21 Desember 2025
Kategori EKONOMI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ekoin.co – Masa keemasan insentif pajak untuk kendaraan listrik di Indonesia segera berakhir. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan bahwa pemberian insentif mobil listrik akan habis pada 31 Desember 2025.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengalihkan dukungan finansial guna menghidupkan kembali industri otomotif dalam negeri, khususnya program mobil nasional.

Airlangga menjelaskan bahwa anggaran yang selama ini dialokasikan untuk menyubsidi kendaraan listrik akan dialihkan untuk memperkuat perencanaan mobil nasional.

Pemerintah mengaku ingin mengambil pelajaran dari keberhasilan produsen asal Vietnam, VinFast, dalam membangun ekosistem industrinya.

Menurut Airlangga, fokus pemerintah ke depan adalah memastikan bahwa setiap fasilitas yang diberikan negara harus berbanding lurus dengan komitmen investasi nyata di dalam negeri.

Berita Menarik Pilihan

Rupiah Dekati Level Psikologis Rp 17.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Solid, Jauh dari Bayang-Bayang Krisis

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025, selama ini pemerintah telah memberikan berbagai kemudahan, mulai dari Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 10 persen untuk mobil listrik skema completely knocked down (CKD).

Selain itu, terdapat pula insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM DTP) sebesar 15 persen untuk impor mobil listrik utuh (completely built up/CBU) dan CKD, hingga pembebasan bea masuk impor.

Airlangga menegaskan bahwa berbagai insentif tersebut sudah cukup untuk merangsang para produsen memulai langkah manufaktur di tanah air. Ia memberikan peringatan keras kepada produsen otomotif yang selama ini hanya menikmati fasilitas impor tanpa memiliki pabrik di Indonesia.

“Pemerintah sudah memberikan berbagai insentif, jadi mereka tinggal buat (mendirikan pabrik). Yang lain, yang belum punya pabrik tapi menikmati insentif, harus ikut seperti VinFast ini,” tegasnya saat meninjau kawasan industri di Subang, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025).

Sebagai informasi, sejumlah pabrikan besar tercatat telah menikmati fasilitas insentif impor CBU tersebut, di antaranya BYD, Geely, Xpeng, Aion, Citroen, Maxus, dan GWM Ora.

Namun, seiring dengan berakhirnya kebijakan ini pada penghujung tahun 2025, para produsen tersebut dituntut untuk segera merealisasikan pembangunan fasilitas produksi jika ingin tetap kompetitif di pasar Indonesia.

Melalui pengalihan anggaran ini, pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi merek global, tetapi mampu melahirkan kekuatan industri otomotif sendiri melalui program mobil nasional yang tangguh.

Penekanan pada manufaktur lokal ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pendalaman industri otomotif dari hulu hingga hilir.

Tags: Airlangga HartartoekonomiInfo AcehInsentif mobil listrik berakhir 2025insentif pajakinvestasiinvestasi VinFast Indonesiamobil listrikmobil nasionalnasib insentif BYD Indonesia.otomotifPPN DTPPPN DTP mobil listrik 2025program mobil nasional Airlangga HartartoVinFast
Post Sebelumnya

Tak Ada Lagi Solar Impor: SPBU Swasta Diminta Patuh Mulai 2026

Post Selanjutnya

Modus ‘Petieskan’ Laporan LSM, Kajari Hulu Sungai Utara Peras Kepala Dinas dan Direktur RSUD

Admin EKOIN.CO

Admin EKOIN.CO

Berita Terkait

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Dekati Level Psikologis Rp 17.000, Menkeu Purbaya: Fundamental Solid, Jauh dari Bayang-Bayang Krisis

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Perry menambahkan bahwa BI akan memastikan rupiah bergerak dalam koridor yang mendukung kestabilan ekonomi nasional, sekaligus memberikan kepercayaan bagi pelaku...

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

IHSG Dibuka Menguat di Awal Perdagangan Kamis Pagi, 0,46% ke Level 9.052

oleh Akmal Solihannoer
22 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis pagi, 22...

Pemandangan salah satu los daging di pasar tradisional Jabodetabek yang nampak sepi tanpa aktivitas perdagangan, Kamis (22/1/2026). (Ekoin.co/Ilustrasi)

Pasar Daging Jabodetabek Lumpuh: Ribuan Pedagang Mogok Massal Protes Lonjakan Harga Sapi Hidup

oleh Iwan Purnama
22 Januari 2026
0

Mereka menuntut adanya jaminan harga sapi hidup yang kompetitif agar lingkungan perdagangan kembali kondusif.

Grafis data laporan kerugian masyarakat akibat scam yang mencapai Rp 9,1 triliun berdasarkan rilis terbaru OJK dan IASC per Januari 2026. Sebanyak 397 ribu rekening telah diblokir untuk memutus rantai aliran dana hasil penipuan. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

Indonesia Darurat Penipuan Digital: Kerugian Tembus Rp 9,1 Triliun, Ratusan Ribu Rekening Diblokir IASC

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Transaksi belanja fiktif menempati posisi pertama dengan lebih dari 73 ribu laporan, diikuti panggilan palsu (impersonation), investasi bodong, lowongan kerja...

Post Selanjutnya
KPK menetapkan Kajari Hulu Sungai Utara sebagai tersangka pemerasan.Foto: Ist)

Modus 'Petieskan' Laporan LSM, Kajari Hulu Sungai Utara Peras Kepala Dinas dan Direktur RSUD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.