Malang, ekoin.co – Persita Tangerang berhasil meraih kemenangan tipis namun krusial atas Arema FC dengan skor 1-0 pada lanjutan Super League musim ini. Gol penentu dicetak oleh Aleksa Andrejic pada menit-menit akhir pertandingan.
Tim berjuluk Pendekar Cisadane tampil disiplin dan efektif meski harus menghadapi tekanan dari Singo Edan yang tampil dominan dalam penguasaan bola.
Penampilan gemilang kiper Igor Rodrigues menjadi faktor penting kemenangan Persita.
Laga tersebut berlangsung pada Selasa, 30 Desember 2025, sebagai bagian dari pekan ke-15 kompetisi.
Pertandingan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menjadi markas Arema FC.
Arema gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain setelah Persita kehilangan satu pemain di babak kedua. Sebaliknya, Persita justru mampu memanfaatkan kelengahan lawan melalui skema serangan balik cepat yang berbuah gol.
Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain hati-hati. Arema beberapa kali memperoleh peluang lewat Arkhan Fikri, Jayus Hariono, Dedik Setiawan, hingga Valdeci, namun selalu digagalkan oleh barisan pertahanan Persita dan refleks cepat Igor Rodrigues.
Di sisi lain, Persita juga sempat mengancam melalui Hokky Caraka, Javlon Guseynov, dan Eber Bessa, meski belum mampu memecah kebuntuan hingga akhir babak pertama.
Situasi berubah di babak kedua ketika Andrean Rindorindo harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah pada menit ke-69.
Arema meningkatkan intensitas serangan melalui Betinho dan Iksan Lestaluhu, tetapi peluang yang tercipta tak berujung gol.
Saat Arema asyik menekan, Persita melancarkan serangan balik cepat pada menit ke-90. Umpan terobosan Rayco Rodriguez berhasil dimaksimalkan Aleksa Andrejic dengan sepakan akurat ke sisi kiri gawang Lucas Frigeri. Gol tersebut memastikan kemenangan Persita lawan Arema hingga laga berakhir.
Hasil ini membawa Persita naik ke posisi lima klasemen sementara dengan koleksi 25 poin, sedangkan Arema tertahan di peringkat ke-11 dengan 18 poin.
Susuna pemain Arema FC:
Lucas Frigeri; Bayu Setiawan (Dendi Santoso), Matheus, Luiz Gustavo, Iksan Lestaluhu; Jayus Hariono (Betinho), Arkhan Fikri, Julian Guevara (Razzaa Fachrezi); Salim Tuharea (Ian Puleio), Valdeci, Dedik Setiawan (Muhammad Rafli).
Persita Tangerang diisi pemain adalah; Igor Rodrigues; Mario Jardel (Andrean Rindorindo), Tamirlan Kozubaev, Charisma Fathoni (Aep Nursofyan), Zalnando; Bae Sin-yeong, Javlon Guseynov; Matheus Alves (Zulfan Djiaulhaq), Rayco Rodriguez, Hokky Caraka (Dejan Racic); Eber Bessa (Aleksa Andrejic).
Meski bermain dengan jumlah personel lebih sedikit, Persita kesulitan mengembangkan permainan. Skuad besutan Carlos Pena cenderung memilih bertahan dan merapatkan lini belakang.
Sejumlah pemain yang dikenal agresif ke depan pun ditarik keluar, lalu digantikan oleh pemain yang lebih berorientasi menjaga pertahanan.
Walau berada dalam tekanan, Persita justru mampu mencetak gol penentu pada detik-detik akhir pertandingan. Tepat pada menit ke-90, kesalahan lini belakang Arema dimanfaatkan Aleksa Andrejic yang sukses menaklukkan kiper lawan lewat sepakan kaki kirinya. (Akmal)





