EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS KEUANGAN
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami tekanan dan mendekati level Rp17.000 per dolar, dipicu sentimen global dan arus modal keluar dari pasar negara berkembang.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami tekanan dan mendekati level Rp17.000 per dolar, dipicu sentimen global dan arus modal keluar dari pasar negara berkembang.

Rupiah Terpuruk ke Ambang Rp17.000, Indef Ungkap Biang Kerok di Balik Gejolak Kurs

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
18 Januari 2026
Kategori KEUANGAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan. Pergerakan kurs yang kian mendekati level Rp17.000 per dolar AS memicu kekhawatiran publik akan stabilitas ekonomi nasional.

Namun, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pelemahan tersebut lebih disebabkan oleh keguncangan pasar global, bukan karena rapuhnya fondasi ekonomi Indonesia.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, M Rizal Taufikurahman, menyebut situasi saat ini sebagai fenomena psikologis pasar yang diperparah oleh arus modal internasional.

Menurutnya, investor global tengah mengalihkan portofolio ke aset-aset yang dianggap paling aman, terutama dolar AS.

“Yang kita hadapi bukan krisis domestik, melainkan perubahan arah dana global. Rupiah ikut tertekan karena Indonesia masuk kategori pasar berkembang yang sensitif terhadap sentimen eksternal,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).

Berita Menarik Pilihan

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Rizal menegaskan, indikator makro Indonesia masih berada dalam kondisi relatif sehat. Pertumbuhan ekonomi terjaga, neraca eksternal tidak menunjukkan tekanan ekstrem, dan cadangan devisa dinilai cukup untuk meredam gejolak jangka pendek.

Meski demikian, kebijakan suku bunga tinggi di negara maju membuat dolar semakin dominan sebagai safe haven.

Dampak lanjutan mulai dirasakan sektor riil. Industri yang bergantung pada impor bahan baku menghadapi peningkatan biaya produksi, yang berpotensi menekan margin keuntungan dan daya saing.

Jika tekanan kurs berlangsung lama, risiko inflasi biaya juga tidak dapat diabaikan.

Dalam situasi ini, peran Bank Indonesia menjadi krusial. Indef menilai stabilisasi bukan hanya soal intervensi pasar, tetapi juga menjaga kredibilitas kebijakan dan komunikasi publik.

“Kepercayaan pasar adalah kunci. Selama otoritas mampu mengelola ekspektasi, gejolak rupiah tidak akan berubah menjadi krisis ekonomi,” pungkas Rizal.

Tags: Bank Indonesiadolar AS menguatekonomi Indonesia 2026Indefkurs rupiah hari ininilai tukar rupiahrupiah melemahrupiah mendekati 17000
Post Sebelumnya

Hari ke-2 Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Puing Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Post Selanjutnya

Hujan Deras Rendam Jakarta dan Bekasi, Perjalanan KRL Tujuan Tanjung Priok Dihentikan

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Survei BI: Penjualan Rumah Kecil Menengah Tumbuh Positif, Tipe Besar Alami Kontraksi

Awal 2026, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,7 Persen Jadi Rp 2.193 Triliun

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) melaporkan uang primer (M0) adjusted mencatatkan tren positif pada awal tahun 2026. Uang primer...

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

Akibat Gejolak Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Januari 2026 Tekor Jadi Rp2.596,66 Triliun

oleh Ainurrahman
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2026 tetap tinggi sebesar 154,6 miliar...

Post Selanjutnya
Hujan Deras Rendam Jakarta dan Bekasi, Perjalanan KRL Tujuan Tanjung Priok Dihentikan

Hujan Deras Rendam Jakarta dan Bekasi, Perjalanan KRL Tujuan Tanjung Priok Dihentikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.