Karawang, Ekoin.co – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak banjir di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk meninjau langsung kondisi warga pasca bencana, pada Senin (19/1).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan penanganan banjir dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam kunjungan itu, Wapres Gibran menyambangi sejumlah tenda pengungsian dan berdialog langsung dengan warga yang masih bertahan setelah banjir akibat peningkatan debit air.
Ia menanyakan kondisi kesehatan, kebutuhan logistik, serta situasi tempat tinggal warga.
Melalui unggahan foto dan video di akun Instagram resmi Wakil Presiden, Gibran menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus berupaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.
“Pemerintah pusat akan terus memastikan kebutuhan warga terdampak banjir dapat terpenuhi,” tulis Gibran dalam keterangan unggahan di akun Instagram tersebut.
Selain meninjau pengungsian korban banjir di Tanjung Pura, Wapres juga mendatangi beberapa rumah warga yang terdampak banjir, meskipun kondisi akses jalan masih dipenuhi lumpur sisa genangan air.
Namun Wapres Gibran tidak meninjau desa Teluk Mungkal, Jalan Rangga Gede, Karawang, yang rumah warga berdekatan dengan sungai Citarum, dan terdampak banjir dengan ketinggian air sampai pinggang orang dewasa. Bahkan setengah rumah sudah ditutup air.
Berdasarkan informasi dari BAZNAS Karawang, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI turut mendampingi Wapres dalam kegiatan peninjauan tersebut.
Kehadiran BAZNAS bertujuan memastikan bantuan sosial dan kemanusiaan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Dalam kesempatan itu, Gibran juga memberikan apresiasi kepada relawan dan masyarakat yang terlibat aktif dalam membantu korban banjir.
Menurutnya, keterlibatan warga dan relawan menjadi bagian penting dalam percepatan pemulihan pasca bencana.
Kunjungan Wakil Presiden ke Karawang diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan unsur relawan dalam penanganan dampak banjir serta pemulihan kehidupan masyarakat terdampak. (*)





