EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA INTERNASIONAL
Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban

Viktor Orban Blak-blakan Soal Perang Dunia Ketiga, Ini yang Diam-diam Disiapkan Eropa

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
21 Januari 2026
Kategori INTERNASIONAL
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Ketegangan geopolitik dunia kembali memasuki fase rawan. Hubungan Amerika Serikat, Rusia, dan negara-negara Eropa kian memburuk seiring perang Ukraina yang tak kunjung berakhir serta munculnya kontroversi baru dari Washington.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai keinginannya atas Greenland dinilai turut mengguncang stabilitas global dan memicu kekhawatiran akan pecahnya konflik berskala besar.

Peringatan keras datang dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Melalui unggahan di platform X pada Senin (19/1/2026), SBY menilai ancaman perang dunia bukan lagi sekadar wacana akademik.

Menurutnya, risiko konflik global kini semakin nyata, meski masih ada peluang untuk mencegahnya jika para pemimpin dunia memilih jalur damai.

Berita Menarik Pilihan

Viral Sosok Syifa Sebagai WNI Berhijab Jadi Tentara AS Bertugas di Garda Nasional

Diplomasi Hijau di London: Raja Charles III Dukung Visi Presiden Prabowo Restorasi 57 Taman Nasional

“Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Namun saya tetap percaya, bencana kemanusiaan sebesar itu masih bisa dihindari,” tulis SBY.

Kecemasan serupa disebut juga dirasakan di Eropa. Sejumlah pemimpin benua tersebut bahkan dituding tengah menyiapkan langkah antisipatif menghadapi skenario terburuk. Tuduhan ini dilontarkan Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban, dalam sebuah aksi anti-perang pada Sabtu (17/1/2026).

Orban mengklaim bahwa elite Eropa telah bergerak melampaui diplomasi dan mulai memikirkan opsi konfrontasi terbuka.

Dikutip dari International Business Times, ia menyebut adanya pembentukan semacam “dewan perang” yang melibatkan para pemimpin Uni Eropa sebagai wadah menyusun strategi menghadapi kemungkinan perang besar.

Menurut Orban, konflik Ukraina yang terus berlarut serta ketegangan baru di tubuh NATO akibat isu Greenland menjadi latar kuat perubahan sikap tersebut.

Ia menilai negara-negara besar seperti Prancis dan Jerman memegang peran kunci dalam arah kebijakan itu, dengan fokus pembahasan yang disebutnya tak lagi mengedepankan perdamaian.

Namun klaim tersebut langsung dibantah pejabat Uni Eropa. Mereka menegaskan bahwa pertemuan para pemimpin Eropa semata membahas penguatan keamanan defensif dan perlindungan kemanusiaan, bukan persiapan perang.

Pernyataan Orban dinilai sarat kepentingan politik domestik, terlebih menjelang pemilihan parlemen Hongaria pada April 2026.

Di tengah saling tuding ini, bayang-bayang konflik global tetap menjadi kekhawatiran bersama, seiring meningkatnya tensi geopolitik di berbagai kawasan dunia.

Tags: ketegangan nato rusiaklaim dewan perang eropakonflik Rusia Ukrainaperang dunia ketiga 2026sby perang dunia ketigaviktor orban perang dunia
Post Sebelumnya

Heboh Video Menikah di Malaysia, Inilah Deretan 5 Wanita di Pusaran Hidup Gubernur Aceh Mualem

Post Selanjutnya

Wilmar Group dan Ujian Nyata Kedaulatan Hukum Indonesia, Masihkah Negara Kalah?

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Viral Sosok Syifa Sebagai WNI Berhijab Jadi Tentara AS Bertugas di Garda Nasional

Viral Sosok Syifa Sebagai WNI Berhijab Jadi Tentara AS Bertugas di Garda Nasional

oleh Yudi Permana
23 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co — Sebuah video yang menampilkan seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI) mengenakan seragam militer Amerika Serikat menjadi viral...

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan yang digelar di Lancaster House, London, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Diplomasi Hijau di London: Raja Charles III Dukung Visi Presiden Prabowo Restorasi 57 Taman Nasional

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Proyek ini diharapkan menjadi pilot project bagi pengelolaan taman nasional lainnya. Tak hanya itu, kerja sama ini juga menyentuh kawasan...

Airlangga Dampingi Presiden Prabowo Luncurkan Kemitraan Strategis Baru RI–Inggris di London (Ist)

Airlangga Dampingi Presiden Prabowo Jalin Kerjasama dengan Inggris di London

oleh Iwan Purnama
21 Januari 2026
0

London, Ekoin.co — Pemerintah Indonesia kian mengukuhkan langkahnya di panggung global. Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga...

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi kantor Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Selasa (20/1/2026). (Foto: Dok/Istimewa)

Sikapi Kerja Sama Maritim Indonesia, PM Inggris Angkat Topi

oleh Erwin C. Sihombing
21 Januari 2026
0

Selain itu, program senilai 4 miliar Pound Sterling yang dipimpin oleh perusahaan pertahanan Inggris Babcock itu dinilai bisa menambah 1.000...

Post Selanjutnya
Wilmar Group membuka kembali pertanyaan lama yang belum juga terjawab di republik ini, sejauh mana negara benar-benar berdaulat ketika berhadapan dengan korporasi raksasa.

Wilmar Group dan Ujian Nyata Kedaulatan Hukum Indonesia, Masihkah Negara Kalah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.