EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda HIBURAN KESEHATAN
Ilustrasi berbagai sumber makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan yang dipopulerkan melalui tren fibermaxxing di media sosial. Konsumsi serat minimal 25 gram per hari terbukti secara medis dapat memperbaiki mikrobioma usus dan menurunkan risiko kanker kolorektal secara signifikan. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

Ilustrasi berbagai sumber makanan tinggi serat seperti kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan yang dipopulerkan melalui tren fibermaxxing di media sosial. Konsumsi serat minimal 25 gram per hari terbukti secara medis dapat memperbaiki mikrobioma usus dan menurunkan risiko kanker kolorektal secara signifikan. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

Bukan Sekadar Viral, Ini Alasan Ilmiah Mengapa Fibermaxxing Wajib Masuk Pola Diet Anda

Hasrul Ekoin oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
Kategori KESEHATAN
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Ekoin.co – Jagat TikTok kembali melahirkan tren baru yang kali ini benar-benar masuk akal bagi kesehatan: fibermaxxing. Di tengah gempuran makanan instan dan ultra-proses yang miskin gizi, tren ini mengajak warganet kembali ke “fitrah” dengan mengonsumsi serat secara gila-gilaan.

Namun, jangan salah sangka, ini bukan sekadar gaya-gayaan konten, melainkan senjata ampuh melawan penyakit mematikan.

Para ahli gizi klinis, termasuk Cara Anselmo dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center (MSKCC), menyambut baik fenomena ini.

Pasalnya, masyarakat modern sering kali abai bahwa serat adalah investasi termurah untuk mencegah kanker kolorektal (usus besar).

Di Indonesia, kanker jenis ini bukan perkara sepele—ia menduduki peringkat keempat kanker paling umum dan menjadi pembunuh kelima paling mematikan bagi pasien kanker di tanah air.

Berita Menarik Pilihan

Bukan Sekadar Kram Biasa: Membedah Pemicu Nyeri Haid dan Langkah Medis untuk Mengatasinya

RSUD Muda Sedia Aktifkan Kembali ICU, Perkuat Penanganan Korban Banjir Aceh Tamiang

Sindir Kebiasaan Makan ‘Sampah’, Usus Butuh Serat Bukan Suplemen Mengapa fibermaxxing begitu sakti? Rahasianya ada pada bakteri usus.

Saat Anda mengonsumsi sayuran, buah, dan biji-bijian, serat tersebut menjadi “bahan bakar” bagi bakteri baik untuk memfermentasi metabolit yang melawan peradangan.

Tanpa serat, sel-sel usus lebih rentan bermutasi menjadi sel kanker karena terpapar zat sisa makanan terlalu lama dalam saluran cerna yang lambat.

Meski rak supermarket kini dipenuhi suplemen serat instan, para ahli menyentil keras agar publik tidak malas mengonsumsi pangan nabati utuh.

Serat dari buah dan kacang-kacangan jauh lebih superior dalam menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan metabolik dibandingkan bubuk instan.

Peringatan: Jangan ‘Gas Pol’ Tanpa Minum Air Meski baik, melakukan fibermaxxing secara mendadak bisa menjadi bumerang.

Usus yang belum terbiasa dengan lonjakan serat 25–30 gram per hari bisa mengalami “shock” berupa perut kembung hingga nyeri hebat jika tidak dibarengi dengan asupan air yang melimpah.

Bagi Anda yang ingin mengikuti tren ini, mulailah dengan langkah kecil: ganti nasi putih Anda dengan gandum utuh atau tambahkan porsi sayur di setiap piring.

Tak perlu mahal, yang penting usus Anda tidak tersiksa oleh tumpukan makanan tanpa serat yang mengendap lama di tubuh.

Tags: Cara Anselmoekoin.coFibermaxxinggaya hidup sehatKanker KolorektalKesehatan UsusMikrobiomanutrisiserattips diettren TikTok
Post Sebelumnya

Tersangka Klaster 1 Kasus Ijazah Jokowi Penuhi Panggilan Polda, Roy Suryo Turut Dukung

Post Selanjutnya

Diplomasi Hijau di London: Raja Charles III Dukung Visi Presiden Prabowo Restorasi 57 Taman Nasional

Hasrul Ekoin

Hasrul Ekoin

Berita Terkait

Ilustrasi langkah penanganan nyeri haid melalui pola hidup sehat dan terapi kompres hangat sesuai rekomendasi medis. Pemahaman terhadap peran prostaglandin sangat penting agar perempuan dapat mengelola gejala dismenore secara efektif dan tetap produktif. (Ekoin.co/Ilustrasi/Istimewa)

Bukan Sekadar Kram Biasa: Membedah Pemicu Nyeri Haid dan Langkah Medis untuk Mengatasinya

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

Obat-obatan ini bekerja efektif dengan menekan produksi prostaglandin, sehingga mampu mengendurkan kontraksi rahim secara signifikan.

Direktur RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang, Andika Putra, mengatakan pengoperasian kembali ICU merupakan bagian dari upaya pemulihan layanan kesehatan pascabencana agar masyarakat tetap memperoleh pelayanan medis secara optimal. Foto: Istimewa

RSUD Muda Sedia Aktifkan Kembali ICU, Perkuat Penanganan Korban Banjir Aceh Tamiang

oleh Hasrul Ekoin
22 Januari 2026
0

“Sejak ICU kembali difungsikan, sudah ada delapan pasien yang mendapatkan perawatan intensif,” kata Andika, Rabu (21/1/2026).

BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya, Ancaman Pidana 12 Tahun

BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya, Ancaman Pidana 12 Tahun

oleh Akmal Solihannoer
17 Januari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 26 produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan/atau dilarang selama...

Sekarang Wartawan Berobat Tanpa Bayar Alias Gratis di Rumah Sakit Pertahanan

Sekarang Wartawan Berobat Tanpa Bayar Alias Gratis di Rumah Sakit Pertahanan

oleh Akmal Solihannoer
8 Oktober 2025
0

Jakarta – EKOIN.CO – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan bahwa mulai 5 Oktober 2025, semua awak media berhak menerima layanan...

Post Selanjutnya
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan yang digelar di Lancaster House, London, pada Rabu, 21 Januari 2026.

Diplomasi Hijau di London: Raja Charles III Dukung Visi Presiden Prabowo Restorasi 57 Taman Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.