Ekoin.co – Durian (Durio zibethinus) merupakan buah tropis khas Asia Tenggara yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Buah yang dijuluki “raja buah” ini dikenal karena ukurannya yang besar, aroma kuat, serta kandungan gizinya yang tinggi. Di balik cita rasanya, durian menyimpan berbagai manfaat kesehatan, namun juga memiliki risiko jika dikonsumsi berlebihan.
Kandungan Gizi Durian
Durian tergolong buah dengan kepadatan nutrisi tinggi. Dalam sekitar 243 gram daging durian segar terkandung sejumlah zat gizi penting, antara lain energi, serat, protein, vitamin, dan mineral. Kandungan vitamin C, vitamin B kompleks, kalium, magnesium, serta folat menjadikan durian sebagai salah satu sumber nutrisi yang cukup lengkap di kelompok buah tropis.
Manfaat Durian bagi Kesehatan Tubuh
Berbagai kandungan tersebut memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh apabila dikonsumsi dalam jumlah wajar.
1. Mendukung Sistem Pencernaan
Durian mengandung serat pangan yang berperan membantu pergerakan usus. Asupan serat yang cukup dapat mengurangi risiko sembelit serta menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di saluran pencernaan.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Serat dan lemak tak jenuh yang terdapat dalam durian berkontribusi dalam menjaga kadar kolesterol. Asupan kalium di dalamnya juga berperan dalam membantu mengontrol tekanan darah.
3. Mendukung Fungsi Otak
Vitamin B6 dan vitamin C pada durian berperan dalam fungsi saraf dan proses metabolisme otak. Nutrisi tersebut dibutuhkan untuk mendukung daya ingat serta konsentrasi, terutama pada kelompok usia lanjut.
4. Sumber Antioksidan Alami
Durian mengandung senyawa antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Senyawa ini berfungsi membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat merusak sel.
5. Membantu Daya Tahan Tubuh
Kandungan vitamin C yang cukup tinggi mendukung sistem imun. Asupan vitamin C diperlukan tubuh untuk membantu melawan infeksi dan mempercepat proses pemulihan.
6. Mendukung Kesehatan Kehamilan
Folat yang terdapat dalam durian berperan dalam pembentukan sel darah merah dan perkembangan sistem saraf janin. Meski demikian, konsumsinya perlu dibatasi bagi ibu hamil.
7. Menunjang Kesehatan Tulang dan Otot
Kalium dan magnesium pada durian berkontribusi dalam menjaga fungsi otot serta kesehatan tulang, termasuk membantu keseimbangan elektrolit tubuh.
8. Sumber Energi Cepat
Durian mengandung karbohidrat dan kalori yang cukup tinggi sehingga dapat menjadi sumber energi, terutama bagi individu dengan aktivitas fisik tinggi.
Efek Samping Konsumsi Durian Berlebihan
Di balik manfaatnya, durian dapat menimbulkan dampak kurang baik jika dikonsumsi secara berlebihan.
Beberapa efek yang dapat muncul antara lain gangguan pencernaan seperti perut kembung, diare, atau rasa begah. Kandungan kalori dan gula yang tinggi juga berpotensi menyebabkan peningkatan berat badan dan lonjakan gula darah, khususnya pada penderita diabetes.
Selain itu, konsumsi durian bersamaan dengan alkohol dilaporkan dapat memicu reaksi tidak nyaman, seperti mual, pusing, hingga muntah. Pada sebagian orang, durian juga dapat menimbulkan reaksi alergi ringan.
Tips Aman Mengonsumsi Durian
Agar manfaat durian dapat diperoleh secara optimal, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan:
– Batasi konsumsi, idealnya 2–3 biji dalam satu waktu makan
– Hindari mengonsumsi durian bersamaan dengan alkohol
– Perbanyak minum air putih setelah makan durian
– Penderita diabetes, hipertensi, dan gangguan ginjal disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi
Kesimpulan
Durian merupakan buah tropis dengan kandungan nutrisi tinggi yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Konsumsi dalam jumlah wajar dapat mendukung pencernaan, imunitas, fungsi otak, serta kesehatan jantung. Namun, pembatasan porsi tetap diperlukan untuk mencegah efek samping yang merugikan. (*)





