Hentikan Tren Negatif Persebaya Tumbangkan PSM

Momen paling menegangkan terjadi pada menit ke-87 ketika kiper Ernando Ari keluar dari sarangnya untuk memotong bola. Gawang sempat kosong, tetapi sundulan pemain PSM melambung tipis di atas mistar.
Selebrasi Gali Freitas usai mencetak gol kemenangan Persebaya Surabaya ke gawang PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo. Kemenangan krusial ini mengembalikan kepercayaan diri skuad Bajol Ijo dalam persaingan ketat di papan atas liga. (Foto: Dok. Persebaya/Istimewa)

Surabaya,Ekoin.co – Persebaya Surabaya akhirnya menemukan momentum kebangkitan. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2) malam, Bajol Ijo menundukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26.

Kemenangan ini terasa krusial. Selain mengakhiri dua kekalahan beruntun, hasil tersebut memulihkan kepercayaan diri tim di hadapan Bonek dan Bonita.

Gol Penentu di Babak Pertama

Sejak awal laga, Persebaya tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola. Peluang demi peluang tercipta melalui Bruno Moreira dan Francisco Rivera, meski beberapa kali belum tepat sasaran.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-27. Aksi individu Gali Freitas dari sisi kiri menjadi pembeda. Ia melewati kawalan bek, lalu melepaskan sepakan placing terukur yang tak mampu dijangkau kiper PSM. Stadion pun bergemuruh menyambut keunggulan 1-0.

Setelah gol tersebut, tuan rumah tetap menekan. Milos Raickovic dan Rivera sempat mendapatkan peluang emas, namun hingga turun minum skor tidak berubah.

Tahan Tekanan, Kunci Tiga Poin

Memasuki babak kedua, PSM mencoba meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang tercipta, termasuk situasi sepak pojok berbahaya pada menit-menit akhir laga.

Momen paling menegangkan terjadi pada menit ke-87 ketika kiper Ernando Ari keluar dari sarangnya untuk memotong bola. Gawang sempat kosong, tetapi sundulan pemain PSM melambung tipis di atas mistar.

Persebaya juga memiliki kesempatan menggandakan keunggulan lewat serangan balik, namun penyelesaian akhir belum maksimal. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sinyal bahwa Bajol Ijo mampu bangkit dari tekanan dan kembali menjaga asa bersaing di papan atas klasemen.

Atas hasil itu Persebaya kini mengoleksi 38 poin dan menempati posisi kelima klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dari 23 pertandingan yang telah dilakoni. Sedangkan PSM tetap berada di peringkat ke-13 dengan 23 poin, jauh dari harapan meraih poin di laga tandang mereka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini