Malut United Kehilangan Dua Poin, PSM Makassar Bangkit Raih Imbang 3-3 di Ternate
Ternate, Ekoin.con– Malut United gagal mengamankan kemenangan di kandang setelah PSM Makassar berhasil memaksakan hasil imbang 3-3 pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/3) malam.
Sempat tertinggal lebih dulu, Malut United bahkan mampu berbalik unggul 3-1. Namun keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan setelah PSM bangkit dan mencetak dua gol balasan.
Hasil ini membuat Malut United tetap bertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan 45 poin dari 25 pertandingan. Sementara PSM Makassar masih tertahan di peringkat ke-13 dengan 24 poin.
Gol Bunuh Diri Buka Keunggulan PSM
PSM Makassar berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-38. Gol tersebut tercipta setelah pemain Malut United, Yakob Sayuri, melakukan gol bunuh diri yang membuat tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Malut United Bangkit dan Berbalik Unggul
Memasuki babak kedua, Malut United langsung tampil agresif. Hasilnya, David Da Silva menyamakan kedudukan pada menit ke-48.
Empat menit kemudian, giliran Tyronne Del Pino yang membawa Malut United berbalik unggul 2-1 lewat gol pada menit ke-52.
Tekanan tuan rumah berlanjut dan kembali membuahkan hasil pada menit ke-67. David Da Silva mencetak gol keduanya di laga ini untuk membawa Malut United unggul 3-1.
PSM Bangkit Selamatkan Satu Poin
PSM Makassar tidak menyerah meski tertinggal dua gol. Upaya mereka membuahkan hasil setelah Savio Figueiredo memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 pada menit ke-70.
Drama pertandingan terjadi menjelang akhir laga ketika Jacques Medina mencetak gol penyeimbang pada menit ke-87 yang memastikan PSM membawa pulang satu poin dari Ternate.
Reaksi Kedua Tim
Asisten pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin menilai hasil imbang tersebut menunjukkan semangat juang para pemain yang tidak menyerah hingga akhir pertandingan.
“Skor 3-3 di kandang Malut United ini menunjukkan semangat Makassar. Dengan semangat siri’ na pacce, kami bisa membawa pulang satu poin,” ujarnya.
Pemain PSM Yuran Fernandes juga bersyukur timnya mampu bangkit setelah sempat tertinggal tiga gol.
“Pertandingan cukup sulit karena kami kemasukan tiga gol lebih dulu, tetapi tim tetap berjuang dan akhirnya bisa menunjukkan hasil,” katanya.
Dari kubu tuan rumah, asisten pelatih Malut United Ricardo Salampessy mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan di kandang.
“Hasil 3-3 ini tentu tidak sesuai dengan target kami. Pemain belakang terlalu mudah kebobolan. Kami sebenarnya sempat mendapatkan momentum untuk menang, tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Pemain Malut United Taufik Rustam tetap mengapresiasi kerja keras timnya dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.
“Kami sudah menunjukkan pertandingan yang cukup ketat. Saya mengapresiasi seluruh pemain yang sudah bekerja keras, meskipun pada akhirnya kami harus puas dengan hasil imbang 3-3,” kata Taufik.






















Tinggalkan Balasan