Transaksi Lebaran 2026 Tembus Rp180 Triliun, Friday Mubarak Lampaui Target 8,5 Persen
Jakarta, Ekoin.co – Total nilai transaksi berbagai program belanja nasional selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 lewat program Friday Mubarak dan Bina Lebaran mencapai sekitar Rp180 triliun.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan dalam program ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan kementerian/lembaga lain serta para asosiasi melaksanakan dua program unggulan untuk menjaga daya beli masyarakat.
Program Friday Mubarak berhasil mencatat transaksi sebesar 126 triliun per 29 Maret 2026 atau 5,9 persen di atas target. Sedangkan, Bina Lebaran 2026, berhasil membukukan transaksi Rp54,9 triliun atau 2,8 persen di atas target.
“Estimasi Friday Mubarak sampai dengan 31 Maret 2026, nilai transaksi mencapai Rp129.115.000.000 atau 8,5 persen di atas target,” ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (1/4).
Budi melaporkan program Friday Mubarak melibatkan 200 jenama, 11 juta pedagang pasar, 414 pusat perbelanjaan, dan 13.450 pasar rakyat. Sedangkan program Bina Lebaran 2026, melibatkan 800 jenama, 80 ribu gerai ritel, dan 400 pusat perbelanjaan di 24 provinsi.
Berdasarkan data Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan selama Ramadan dan Idul Fitri meningkat sekitar 12 persen secara tahunan. Sementara itu, pertumbuhan kunjungan pada kuartal I 2026 tercatat naik sekitar 10 persen.
“Konsumsi masyarakat didominasi oleh makanan, minuman, dan entertainment. Peningkatan kunjungan di kuartal I 2026 diperkirakan tumbuh 10 persen,” terang Budi.
Ia menambahkan, program menjaga daya beli masyarakat tidak berhenti hanya sebatas periode Ramadan dan Idul Fitri saja.
Pemerintah juga telah menyiapkan beberapa program unggulan lainnya seperti Bina Holiday pada Juni-Juli 2026, Bina HBD Indonesia pada Agustus 2026, Bina Indonesia Great Sale pada Desember 2026, Holiday Sale pada Juni 2026, Merdeka Madness pada Agustus 2026, EPIC Sale pada Desember 2026 dan Indonesia Shopping Festival pada Agustus 2026.
“Ini semua dilakukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat kita,” imbuh Budi. (*)






















Tinggalkan Balasan