EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda PERISTIWA
NU dan Muhammadiyah Tanggapi Ceramah Dr Zakir

NU dan Muhammadiyah Tanggapi Ceramah Dr Zakir

NU dan Muhammadiyah minta ceramah Dr Zakir tidak picu konflik. Masyarakat diimbau hadapi perbedaan dengan sikap dewasa.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
10 Juli 2025
Kategori PERISTIWA
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malang ,EKOIN.CO – Rencana ceramah Dr Zakir Naik yang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Kamis, 10 Juli 2025, menuai sejumlah respons dari berbagai elemen masyarakat. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang turut memberikan tanggapan terkait agenda ceramah tersebut yang menjadi bagian dari Indonesia Lecture Tour 2025.

Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, menyatakan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dalam pelaksanaan acara tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ceramah harus diselenggarakan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan acara ini tidak memancing kegaduhan atau reaksi berlebihan,” ujar KH Isroqunnajah saat dikonfirmasi, Rabu (9/7/2025).

PCNU Kota Malang menyayangkan pemilihan lokasi ceramah yang dilakukan di ruang terbuka, bukan di forum tertutup sebagaimana biasanya Dr Zakir menyampaikan ceramahnya. Menurut Gus Is, ceramah terbuka berpotensi menimbulkan dinamika yang lebih besar di masyarakat.

“Karena biasanya ceramah Dr Zakir dilakukan di forum tertutup, sedangkan kali ini di ruang terbuka,” ungkapnya.

Berita Menarik Pilihan

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

Untuk menjaga suasana kondusif, PCNU juga mengusulkan pemangkasan durasi sesi tanya jawab yang semula direncanakan selama dua jam. Hal ini disarankan mengingat penggunaan bahasa Inggris yang memerlukan penerjemah, serta potensi munculnya pernyataan tidak terkendali.

“Kami berharap sesi tanya jawab dilakukan dengan sistem seleksi pertanyaan yang ditulis dan dibacakan panitia agar tidak terjadi pernyataan yang keluar dari kendali,” jelas Gus Is.

Meski demikian, PCNU Kota Malang menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan penolakan terhadap acara ceramah Dr Zakir. Mereka hanya meminta agar materi ceramah tidak menyinggung ajaran agama lain.

“Kami sudah meminta agar Dr Zakir Naik tidak menyindir agama lain supaya suasana tetap kondusif dan damai,” imbuhnya.

KH Isroqunnajah berharap ceramah bertema “Nabi Muhammad dalam Perspektif Kitab-Kitab Suci” dapat memperkuat teologi umat Islam dan tidak memicu konflik keyakinan.

“Harapannya semakin bisa memperkokoh teologi kita orang Islam, dan kita menghindari kekecewaan siapapun, termasuk yang beragama lain,” tutupnya.

Muhammadiyah Ajak Dewasa Menyikapi Perbedaan

Di sisi lain, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Malang turut menyampaikan pendapatnya melalui Abdul Haris. Ia mengajak masyarakat untuk bersikap dewasa dalam menyikapi perbedaan pandangan yang muncul dari ceramah Dr Zakir.

“Kita harus melihat kondisi dan situasi masyarakat saat ini. Jika masyarakat sudah dewasa dan terbuka, ceramah seperti ini tidak akan menjadi masalah. Sayangnya, kita belum sampai pada titik itu,” ucapnya.

Menurut Abdul Haris, dari sisi akademik, materi ceramah Dr Zakir tidak bermasalah. Namun, ia mengingatkan bahwa perbedaan tidak boleh dijadikan ajang saling mencela.

“Islam mengajarkan keberanian untuk terbuka. Yang penting bagi kita adalah saling terbuka dan saling toleransi, tanpa berasumsi negatif,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa sikap terbuka dan toleran merupakan bagian dari proses pembelajaran sosial yang penting bagi kematangan masyarakat.

“Toleransi adalah keberanian mengakui perbedaan. Kalau tidak berangkat dari situ, susah membangun toleransi. Biarkan perbedaan menjadi variasi yang memperkaya,” ujarnya.

Abdul Haris berharap acara ini tidak memperkeruh suasana dan mengingatkan perlunya rasionalitas dalam menentukan sikap terhadap keberagaman pandangan.

“Yang kita butuhkan sekarang adalah kedewasaan berpikir dan keberanian untuk menentukan pilihan secara rasional,” tegasnya.

Kekhawatiran dari Warga Lokal

Sebelumnya, sejumlah kelompok masyarakat di Malang juga menyuarakan kekhawatiran terkait kehadiran Dr Zakir Naik. Salah satunya adalah Arek Malang Bersuara (AMB) yang menyuarakan keberatannya terhadap ceramah terbuka ini.

“Di Kota Malang ini sudah sangat lama sekali terjalin kerukunan antarumat beragama. Dan ini harus kita pertahankan, harus kita lestarikan,” kata juru bicara AMB, Abdul Aziz Masrib.

Menurutnya, kerukunan yang telah terbangun di Malang harus dijaga dan tidak boleh terganggu oleh aktivitas yang berpotensi memecah-belah.

Kekhawatiran kelompok tersebut berangkat dari potensi ceramah terbuka yang dapat memancing kontroversi serta perdebatan lintas keyakinan.

Sebagai penceramah yang dikenal dengan gaya debat dan argumen teologis, kehadiran Dr Zakir seringkali memunculkan reaksi pro dan kontra di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Hingga saat ini, rencana ceramah Dr Zakir di Stadion Gajayana, Kota Malang, masih tetap dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2025.

Panitia penyelenggara menyatakan akan tetap menjalankan agenda dengan pengamanan ketat dan koordinasi bersama aparat keamanan setempat.

Beberapa pihak juga berharap agar acara ini tidak hanya berlangsung tertib, tetapi juga membawa manfaat edukatif bagi umat Islam di Malang.

Pihak kepolisian dikabarkan siap melakukan pengamanan dan pemantauan ketat selama jalannya acara demi menghindari potensi gangguan.

**

Rencana ceramah ini mencerminkan kebutuhan akan ruang-ruang dakwah yang terbuka, tetapi dengan pendekatan yang tetap menjunjung sensitivitas sosial. Pemilihan lokasi dan format acara keagamaan harus mempertimbangkan kenyamanan seluruh warga, tanpa menyinggung kelompok lain. Harmonisasi kehidupan beragama di Malang menjadi prioritas bersama yang tidak bisa dikompromikan demi kepentingan sesaat.

Dalam konteks ini, para tokoh agama dan ormas Islam di Malang sudah memberikan contoh kedewasaan dalam menyikapi potensi polemik. Kehadiran Dr Zakir bisa menjadi ajang edukasi, asalkan dikemas dengan komunikasi yang baik dan saling menghargai. Pihak penyelenggara sebaiknya mendengar semua masukan demi terciptanya acara yang aman dan mencerahkan.

Ceramah keagamaan yang sehat mestinya mampu menguatkan iman tanpa menjatuhkan keyakinan lain. Itulah esensi dakwah yang damai dan penuh hikmah. Jika dilaksanakan dengan hati-hati, acara ini bisa menjadi momentum memperkuat toleransi sekaligus keimanan.

Masyarakat diharapkan tidak terpancing oleh narasi provokatif, baik dari dalam maupun luar. Semua pihak punya tanggung jawab menjaga keharmonisan yang telah lama terjalin. Toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan adalah aset penting dalam membangun masa depan bersama.

Untuk itu, perlu pengawasan yang cermat dari penyelenggara, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat agar tidak ada ruang bagi konflik. Dengan begitu, Kota Malang dapat mempertahankan reputasinya sebagai kota damai, religius, dan toleran di tengah keberagaman.(*)

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

Tags: ceramah Dr Zakirkerukunan umatMuhammadiyahPCNU MalangStadion Gajayanatoleransi
Post Sebelumnya

Lula Respons Tarif 50 Persen dari Trump

Post Selanjutnya

Cetak Generasi Tangguh, Sekolah Rakyat Berbasis Aplikasi

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Inspektorat DKI Jakarta Dhany Sukma. (Foto: Ridwansyah/ekoin.co)

Pramono Terbitkan Pergub Efisiensi Energi dan Air Hadapi Perubahan Iklim

oleh Noval Verdian
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Efisiensi Energi dan...

Proses pembongkaran salah satu struktur beton tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Gubernur Pramono Anung menargetkan percepatan pengerjaan guna segera memulai penataan pedestrian dan taman di kawasan strategis Kuningan. (Foto: Istimewa)

Belasan Tahun Mangkrak, Tiang Beton Monorel di Jantung Jakarta Akhirnya Mulai Dibersihkan

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

“Setelah melihat kondisi lapangan, pengerjaan harus dipercepat. Sekarang bisa empat hingga lima tiang sehari,” kata Pramono di Hotel Aryaduta Menteng,...

DPRD mendorong Pemprov DKI untuk tetap fokus pada pengentasan kemiskinan dan layanan dasar meski tengah menghadapi tantangan stabilitas fiskal daerah. (Foto: Humas DPRD DKI/Ekoin.co)

Jakarta Membaik tapi Masih Timpang, Yuke Yurike Soroti Kesenjangan Antargenerasi yang Lebar

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Ia menilai perencanaan program daerah tidak bisa berjalan parsial, melainkan harus dikunci agar sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional...

Ilustrasi pertemuan diplomatik tingkat tinggi antara AS dan Iran di Oman. Perundingan yang dimulai Jumat (6/2/2026)

Diplomasi di Ujung Tanduk: AS-Iran Bertemu di Oman, Trump Tebar Ancaman Jika Negosiasi Nuklir Gagal

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Bagi Iran, perundingan kali ini disebut sebagai upaya mempertahankan hak nasional sekaligus membuka ruang kesepahaman baru.

Post Selanjutnya
Cetak Generasi Tangguh, Sekolah Rakyat Berbasis Aplikasi

Cetak Generasi Tangguh, Sekolah Rakyat Berbasis Aplikasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.