EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
EKOIN.CO
Beranda EKOBIS
Susi Minta Presiden Hentikan Pertambangan Raja Ampat

Susi Minta Presiden Hentikan Pertambangan Raja Ampat

Aktivitas pertambangan di Raja Ampat kembali menuai penolakan publik. Susi Pudjiastuti dan Greenpeace mendesak penghentian izin tambang nikel.

Akmal Solihannoer oleh Akmal Solihannoer
14 September 2025
Kategori EKOBIS, INDUSTRI
0
A A
0
Share on FacebookShare on Twitter

Raja Ampat EKOIN.CO – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, kembali menyoroti aktivitas tambang nikel di Raja Ampat. Ia meminta Presiden RI Prabowo Subianto menghentikan operasi pertambangan PT Gag Nikel yang baru kembali berjalan sejak 3 September 2025. Gabung WA Channel EKOIN.

Perusahaan tambang yang merupakan anak usaha PT Aneka Tambang Tbk (Antam) itu mendapat izin dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) setelah verifikasi kepatuhan lingkungan. Meski sempat dihentikan sementara pada Juni 2025, perusahaan kembali diizinkan beroperasi oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Susi mengungkapkan keprihatinannya lewat akun X pada Sabtu (13/9/2025). Ia menandai akun Presiden Prabowo, Sekretariat Kabinet, Kemensetneg, dan Partai Gerindra, sembari menekankan ancaman besar terhadap ekosistem laut jika pertambangan tetap berjalan.

“Bila keindahan dan keutuhan wilayah laut Raja Ampat rusak tercemar. Kita menyesalinya dan anak cucu kita tidak akan memaafkan kita. Mohon hentikan sebelum ini terjadi Pak Presiden,” tulis Susi dalam unggahannya.

Susi Ingatkan Dampak Pertambangan

Susi menegaskan, kerusakan ekosistem laut dan daratan di Raja Ampat akan menjadi penyesalan terbesar bangsa. Kawasan ini selama ini dikenal sebagai “surga terakhir di Bumi” dengan keanekaragaman hayati luar biasa.

Berita Menarik Pilihan

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

Selain itu, ia mengingatkan, aktivitas pertambangan tidak hanya mengancam keindahan alam tetapi juga masa depan ekonomi masyarakat yang bergantung pada pariwisata dan hasil laut.

Sebelumnya, PT Gag Nikel sempat dihentikan pada 5 Juni 2025 oleh Menteri Bahlil atas perintah Presiden Prabowo. Keputusan itu diambil setelah adanya tekanan publik untuk evaluasi izin tambang. Namun hanya berselang tiga bulan, izin operasional kembali dikantongi perusahaan.

Di Pulau Gag, wilayah konsesi tambang mencapai 13.136 hektare. Eksplorasi dan eksploitasi bijih nikel di sana menimbulkan kekhawatiran akan sedimentasi, erosi, pencemaran laut, hingga kerusakan habitat biota.

Greenpeace Desak Hentikan Operasi

Selain Susi, Greenpeace Indonesia juga mendesak pemerintah mencabut izin PT Gag Nikel. Ketua Tim Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Arie Rompas, menilai izin baru tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap ekosistem laut Raja Ampat.

“Memberikan izin tambang untuk beroperasi lagi di wilayah ini menunjukkan keserakahan pemerintah dan korporasi, yang menempatkan perlindungan lingkungan dan hak asasi manusia di bawah keuntungan ekstraktif jangka pendek,” ujar Arie dalam keterangan resmi, Selasa (9/9/2025).

Menurut Greenpeace, kawasan Raja Ampat merupakan rumah bagi 75 persen spesies terumbu karang dunia, 1.400 jenis ikan karang, serta ratusan jenis biota laut lain. Aktivitas pertambangan diyakini akan merusak ekosistem yang menjadi sumber penghidupan jutaan orang.

Lebih dari 60.000 orang telah menandatangani petisi untuk menghentikan tambang nikel di Raja Ampat. Seruan #SaveRajaAmpat pun terus digaungkan sebagai upaya perlindungan kawasan konservasi global tersebut.

Greenpeace menilai, izin tambang di Raja Ampat bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. Selain melanggar aturan, izin itu disebut mengancam komitmen iklim Indonesia.

Ancaman kerusakan yang ditimbulkan termasuk pencemaran air laut akibat pembuangan limbah tambang, deforestasi, hilangnya vegetasi alami, hingga kerusakan permanen pada ekosistem sensitif pulau kecil.

Susi Pudjiastuti bersama Greenpeace sepakat bahwa jika kerusakan terjadi, penyesalan akan dirasakan tidak hanya di Papua tetapi juga oleh seluruh generasi mendatang di Indonesia dan dunia.

( * )

Berlangganan gratis WA NEWS EKOIN lewat saluran Whatsapp EKOIN di : https://whatsapp.com/channel/0029VbAEmcR6mYPIvKh3Yr2v


 

.

Tags: GreenpeacepertambanganPrabowo SubiantoPT GAG NikelRaja Ampatsusi pudjiastuti
Post Sebelumnya

Dana Rp 200 Triliun dan Risiko Likuiditas Bank

Post Selanjutnya

Harta Karun Migas Jatim Digenggam TIS Petroleum

Akmal Solihannoer

Akmal Solihannoer

Berita Terkait

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham BLUE dan ENZO di Seluruh Pasar

Fokus Investor Terhadap Saham Energi dan Telekomunikasi, Dominasi Perdagangan di BEI

oleh Akmal Solihannoer
7 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak positif dengan fokus investor tertuju pada saham sektor...

Pertamina mendesak percepatan izin pembebasan cukai di 120 terminal BBM guna mendukung ekspansi produk Pertamax Green yang lebih kompetitif. (Foto: Istimewa/Ekoin.co)

Demi Pertamax Green, Pertamina Lobi Kemenkeu Hapus Cukai Etanol di 120 Terminal BBM

oleh Hasrul Ekoin
6 Februari 2026
0

Pertamina saat ini memiliki ratusan titik distribusi yang berpotensi mengadopsi skema serupa apabila regulasi cukai disederhanakan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 6 Februari 2026, ditutup anjlok signifikan di zona merah.

IHSG Kembali Tersungkur di Zona Merah pada Sesi Penutupan Pekan ini, Apa Penyebabnya

oleh Ainurrahman
7 Februari 2026
0

Namun tenaga itu tak bertahan lama. Tekanan jual kembali datang hingga indeks terperosok ke level terendah 7.888,17. Memasuki sesi berjalan,...

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Capai 5,21 Persen, Lebih Tinggi dari Pemerintah Pusat

oleh Ridwansyah
6 Februari 2026
0

Jakarta, Ekoin.co - Pertumbuhan ekonomi di Jakarta dipastikan melebih pemerintah pusat. Pasalnya berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik perekonomian Jakarta pada...

Post Selanjutnya
Harta Karun Migas Jatim Digenggam TIS Petroleum

Harta Karun Migas Jatim Digenggam TIS Petroleum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKOIN.CO

EKOIN.CO - Media Ekonomi Nomor 1 di Indonesia

  • REDAKSI
  • IKLAN
  • MEDIA CYBER
  • PETA SITUS
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • PERSYARATAN LAYANAN
  • KODE ETIK JURNALISTIK

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • EKOBIS
    • EKONOMI
    • KEUANGAN
    • INDUSTRI
    • INFRASTRUKTUR
    • PERTANIAN
    • PROPERTI
    • UMKM
    • PROFIL
    • ENERGI
  • PERISTIWA
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
    • MEGAPOLITAN
    • KRIMINAL
    • OPINI
    • SOSIAL
    • BREAKING NEWS
    • LINGKUNGAN
  • POLKUM
    • POLITIK
    • HUKUM
    • LIPUTAN KHUSUS
    • CEK FAKTA
    • BERITA FOTO
    • BERITA VIDEO
  • HIBURAN
    • KEGIATAN
    • DESTINASI
    • KESEHATAN
    • KULINER
    • OTOMOTIF
    • SELEBRITI
    • MUSIK
  • RAGAM
    • EBOOK
    • EDUKASI
    • HIKMAH
    • SENI & BUDAYA
    • TIPS
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI

© 2025 EKOIN.CO
Media Ekonomi No. 1 di Indonesia
Developed by logeeka.id.