Jakarta, Ekoin.co — Kisah kelam Manohara kembali mencuat ke publik. Aktris yang kini dikenal luas ini pernah menjadi korban pernikahan dini saat masih berusia 15 tahun, dinikahkan oleh ibunya dengan anak seorang Sultan Malaysia.
Selama rumah tangganya, Manohara menghadapi perlakuan yang disebutnya tak manusiawi dan traumatis.
Lewat unggahan Instagram Story, Manohara menceritakan betapa sulit baginya menyebut sang ibu sebagai “ibu”.
Ia mengaku selalu dicap anak bermasalah dan dipaksa mengikuti praktik-praktik menakutkan, mulai dari dibawa ke dukun, meminum air ritual, hingga mandi minyak, yang membingungkan dan menimbulkan trauma mendalam.
Manohara menegaskan, apa yang dialaminya jauh dari ajaran agama. Ia menolak praktik ilmu hitam dicampur dalam kisahnya, agar agama tidak terseret dalam trauma yang ia alami.
Postingan ini diunggah ulang akun X @PHN*** dan telah ditonton lebih dari 1,3 juta kali, memicu empati besar dari warganet.
Banyak yang menyoroti tindakan sang ibu yang dianggap ‘menjual’ Manohara demi harta dan status sosial.
Komentar warganet pun bermunculan:
“Ibunya Aurelie masih ‘ngelindungin’, ini Manohara dijual sama ibunya, dibawa ke pesta konglomerat dan disuruh nikah umur 16, stresss,” tulis akun X @min***.
“The real ibu durhaka itu ada. Ingat banget dulu beritanya. Mano masih muda belia, dibawa ke pesta kalangan atas untuk dipasarkan,” tulis akun X @kak***.
Kisah ini kembali membuka perbincangan soal perlindungan anak, pernikahan dini, dan kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap hak-hak anak.





