Kadiv Humas Polri: Kebebasan Pers Bukan Tanpa Batas, Harus Berlandaskan Hukum dan Etika

“Pers merupakan salah satu pilar utama dalam negara demokrasi yang berlandaskan hukum. Kebebasan pers adalah amanat konstitusi yang harus kita jaga bersama demi keutuhan NKRI,” tegas Irjen Johnny.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir berbincang akrab dengan sejumlah pimpinan media dan anggota PWI dalam kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Rumpin, Bogor, Sabtu (31/1).

Bogor, Ekoin.co – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Edison Isir, menegaskan komitmen Polri dalam menjaga kebebasan pers sebagai pilar utama demokrasi.

Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri Retret Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara, yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan di Rumpin, Bogor, Sabtu (31/1/2026).

Retret yang berlangsung di Pusat Pendidikan Bela Negara Kemhan RI ini menjadi kesempatan pertama Irjen Isir bersilaturahmi dengan pimpinan media massa setelah resmi menjabat sebagai Kadiv Humas Polri.

Dalam diskusi hangat, jenderal bintang dua itu mengapresiasi peran strategis insan pers dalam membangun narasi publik yang sehat, terutama di tengah derasnya arus informasi saat ini.

“Pers merupakan salah satu pilar utama dalam negara demokrasi yang berlandaskan hukum. Kebebasan pers adalah amanat konstitusi yang harus kita jaga bersama demi keutuhan NKRI,” tegas Irjen Johnny.

Meski menekankan pentingnya kebebasan, ia juga mengingatkan tanggung jawab besar yang menyertainya. Profesionalisme dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik harus tetap dijunjung dalam setiap karya.

“Kebebasan pers harus berjalan seiring tanggung jawab serta penghormatan terhadap hukum dan etika jurnalistik agar ruang publik tetap informatif dan edukatif,” tambahnya.

Kehadiran Kadiv Humas Polri di retret ini diharapkan memperkuat sinergi antara Polri dan media massa, guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif melalui informasi yang akurat dan berimbang.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi jurnalis untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, sejalan dengan fungsi pers sebagai alat kontrol sosial dan pemersatu bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini