Polri Turun Dini Hari, 12 Personel Sisir Titik Rawan Jakarta Selatan Jelang Sahur

Personel Polri sisir Pasar Minggu hingga Manggarai guna cegah tawuran dan kriminalitas jalanan saat waktu sahur. Simak hasil patroli dini hari tadi.
Aminuddin Sitompul Hasrul Ekoin
Personel Detasemen Perintis Polri saat berkoordinasi dengan petugas di Pos Pantau Manggarai, Jakarta Selatan. Patroli rutin ini terus ditingkatkan guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan kelompok tawuran pada jam rawan. (Foto: Dok. Polri/Istimewa)

Jakarta, Ekoin.co – Detasemen Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan patroli kewilayahan skala intensif di wilayah Jakarta Selatan, pada Rabu (25/2/2026) dini hari. Langkah ini diambil sebagai komitmen Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya selama jam rawan menjelang sahur.

Sebanyak 12 personel diterjunkan mulai pukul 02.00 WIB untuk menyisir sejumlah titik krusial, di antaranya kawasan Pasar Minggu, Pos Pantau Pasar Manggis (Setiabudi), dan Pos Pantau Taman Dakocan (Manggarai).

Antisipasi Kriminalitas

Patroli difokuskan pada pencegahan tindak pidana jalanan dan tawuran antar kelompok yang sering terjadi di waktu dini hari.

Petugas memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara motor yang melawan arus, demi mencegah kecelakaan fatal bagi pengguna jalan lainnya.

Personel di lapangan bersinergi dengan anggota Satpol PP di wilayah Tebet untuk memperkuat pengawasan wilayah secara menyeluruh.

Kaden Perintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respon cepat Polri atas kebutuhan masyarakat akan rasa aman.

“Kami ingin memastikan warga Jakarta Selatan dapat menjalankan ibadah sahur dan aktivitas dini hari tanpa rasa khawatir. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan situasi aman terkendali dan tidak ditemukan adanya aksi tawuran,” pungkasnya.

Kehadiran Polri di titik-titik rawan mendapat apresiasi dari warga setempat, yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan fisik secara langsung. (Amsi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini