Prabowo Larang Open House Mewah di Lebaran, Menteri Diminta Tunjukkan Hidup Sederhana
Jakarta, Ekoin.co – Presiden Prabowo Subianto meminta para menteri, kepala lembaga, dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk tidak menggelar acara gelar griya atau open house secara berlebihan saat Hari Raya Idul Fitri.
Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3).
Dalam arahannya, Prabowo menegaskan para pejabat negara harus memberikan teladan kesederhanaan kepada masyarakat, terutama di tengah situasi pemulihan bencana di sejumlah daerah serta bayang-bayang krisis global.
“Saya kira harus memberi contoh, open house jangan terlalu mewah-mewahan. Kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,” kata Presiden Prabowo.
Meski demikian, Prabowo tidak melarang tradisi open house saat Lebaran tetap dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut tetap memiliki nilai sosial sekaligus dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Selain itu, Presiden juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang menggambarkan kondisi ekonomi nasional seolah-olah berada dalam keadaan buruk.
Ia menilai sejumlah indikator ekonomi menunjukkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia masih berada di jalur yang kuat.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan pesan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menjelang Lebaran.
“Untuk mereka yang ingin mudik nanti, saya ucapkan sebelumnya, selamat mudik dan jaga diri masing-masing di rumah,” ujar Prabowo.
Pemerintah berharap momentum Lebaran tahun ini tetap berjalan khidmat dan sederhana, sekaligus menjaga semangat kebersamaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.























Tinggalkan Balasan