Pemudik Asal Jaksel Bawa Burung Kenari sebagai Oleh-oleh Buat Keponakan di Indramayu
Jakarta, Ekoin.co – Seorang pemudik Abdurrahim (32) asal Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), menuju Kampung halaman di Indramayu, Jawa Barat, tidak hanya sekedar membawa baju baru, namun ia membawa burung Kenari saat mudik.
Abdurrahim berangkat pada Selasa (17/3/2026) pukul 19.00 WIB, dan menempuh perjalanan sekitar 6 jam lamanya ke kampung halamannya.
“Saya dari Setiabudi mau ke Indramayu. Paling kurang lebih perjalanan 6 jam,” kata Abdurrahim di Jalan Raya Kalimalang, Kota Bekasi, pada Selasa (17/3/2026).
Abdurrahim mengaku terbiasa mudik menggunakan sepeda motor saat Lebaran. Dia enggan menggunakan transportasi umum lantaran menurutnya waktu tempuh yang lebih cepat.
“Tiap tahun ke tahun naik motor kalau mudik. Sudah biasa tradisi naik motor lebih cepet juga, nggak macet, bisa sat-set,” ujarnya.
Tahun ini, dia membawa burung Kenari kesayangannya ke kampung halamannya. Burung itu sebagai oleh-oleh untuk keponakannya di kampung.
“Ini burung Kenari. Buat kenang-kenangan, oleh-oleh di kampung buat ponakan, bawa satu burung,” imbuhnya.
Diketahui, situasi Jalan Raya Kalimalang sudah mulai ramai pemudik. Arus lalu lintas masih terpantau ramai lancar, Selasa (17/3/2026) pukul 21.10 WIB malam.
Kepadatan kendaraan terlihat di perempatan ataupun di persimpangan jalan. Petugas kepolisian juga masih siaga di lokasi untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas.
Sebagai informasi, Jalan arteri Kalimalang menjadi rute favorit bagi pemudik roda dua dari arah Jakarta dan Tangerang dan sekitarnya yang hendak menuju Jawa.
Dari banyaknya pengendara yang melintas, khususnya roda dua, tampak dari mereka membawa sejumlah barang di motornya sebagai khas para pemudik. Barang-barang tersebut diikat di jok belakang, beberapa lainnya disimpan di bagian depan.
Di antara mereka bahkan ada yang menempelkan secarik kertas di atas tumpukan barang yang mereka bawa. Kertas tersebut bertuliskan pesan untuk keluarganya di kampung halaman.
“Kalau capek istirahat, kalau ngantuk tidur, kalau bosan jangan ngilang, kalau cuman temen emang boleh panggil sayang? Jangan lupakan merek KTP-mu. Jakarta-Kebumen,” tulis kertas tersebut. ()























Tinggalkan Balasan